Dirut PDAM Tirta Khatulistiwa Bersama Jajarannya Sambangi Kantor Tribun Pontianak

Lajito kemudian berbagi cerita bahwa PDAM Pontianak telah banyak terjadi kebocoran yang merupakan satu diantara masalah PDAM Pontianak.

TRIBUNPONTIANAK/Ridho Panji Pradana
Dirut PDAM Tirta Khatulistiwa Lajito, beserta jajaran dengan GM Bussiness Tribun Pontianak Julia Lorrains, dan Pemimpin Redaksi Tribun Pontianak Ahmad Suroso 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dirut PDAM Tirta Khatulistiwa, Lajito bersama jajaran berkunjung ke kantor Tribun Pontianak di Jalan Sungai Raya Dalam Kabupaten Kuburaya, Senin (06/02/2017)

Dalam kunjungan ke kantor Tribun Pontianak tersebut Dirut PDAM Tirta Khatulistiwa beserta jajaran di sambut oleh GM Bussiness Julia Lorrains, Pemimpin Redaksi, Ahmad Suroso beserta jajaran karyawan Tribun Pontianak.

Dirut PDAM Tirta Khatulistiwa, Lajito mengatakan dalam kunjungan ini sebagai ajang untuk silahturahmi dan ucapan terimakasih karena selama ini banyak dukungan dari Tribun Pontianak.

"Tribun Pontianak media yang luar biasa, yang awal harga korannya Rp. 1000, dan sekarang sudah menjadi media yang bagus, beritanya up to date, kami dari PDAM banyak hal-hal yang ingin dilakukan dengan Tribun," ujar Lajito.

Lajito kemudian berbagi cerita bahwa PDAM Pontianak telah banyak terjadi kebocoran yang merupakan satu diantara masalah PDAM Pontianak.

"Kebocoran tersebut ada fisik yaitu berupa pencurian PDAM dan kebocoran non fisik seperti tunggakan pelanggan," katanya.

Mengenai masalah kebocoran fisik, Lajito mengatakan sekitar 50 Orang setiap bulannya melakukan pencurian air, maka dari itu PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak menutup pelanggan ilegal hampir 50 orang setiap bulan dan menurutnya tingkat pencurian air di Kota Pontianak sangat tinggi.

Kemudian masalah kebocoran non fisik seperti tunggakkan, Dirut PDAM Tirta Khatulistiwa ini mengatakan, dari sekitar 104 ribu jumlah pelanggan PDAM, yang bayar dengan tepat waktu hanya sekitar 86 ribu orang.

"Jadi sekitar 20% pelanggan tidak bayar dengan tepat waktu, mereka membayar namun harus membayar tunggakan, maka dari itu kami mengejar target 2019 PDAM 100%," tuturnya.

Lajito mengatakan, untuk oknum masyarakat pencurian air sudah di proses seperti dikenakan denda, dan Ia juga berharap para oknum pencuri air PDAM Tirta Khatulistiwa pada tahun ini bisa masuk pemberitaan di media khususnya di Tribun Pontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved