Berusaha Lari, Polisi Tembak Tersangka Begal

ersangka berusaha lari saat penunjukan TKP, memang gelap dilokasi, jadi tersangka manfaatkan situasi.

Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Anggota Resmob Polsek Panakukkang bersama tersangka begal Akbar Saguni (22) warga Antang Kassi Makassar di Jl Abd Bassalamah, Senin (6/2/2017) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MAKASSAR -  Resmob Polsek Panakukkang menembak tersangka begal Akbar Saguni (22) warga Antang Kassi Makassar di Jl Abd Bassalamah, Senin (6/2/2017) subuh.

Kapolsek Panakukkang Kompol Dodik Susianto mengatakan, pelaku ditembak karena berusaha lari saat dibawa oleh tim Resmob untuk penunjukan TKP dan dilakukan pengembangan kasus.

"Tersangka berusaha lari saat penunjukan TKP, memang gelap dilokasi jadi tersangka manfaatkan situasi. Setelah diberikan peringatan pelaku masih lari, terpaksa petugas lumpuhkan pelaku," kata Dodik.

Akbar mempunyai enam lokasi begal diwilayah hukum Polsek Panakukkang. Dia ditangkap Resmob saat asik ngopi disebuah Warkop Jl Pettarani 2 kota Makassar, Minggu (5/2/2017) malam.

Dodik menyatakan, saat dilakukannya penunjukan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Memang Resmob mengejar dua rekan pelaku. JN dan SN, mereka lolos, namun satu penadah, IW diamankan.

Lanjut Dodik, Laporan Polisi (LP) yang paling sadis dari aksi pembegalan yang dilakukan Akbar adalah laporan dengan nomor LP :/1560/K/IX/2016/Sek. Pnk, tanggal 18 September 2016, tahun lalu.

"Dalam laporan tersebut, pelaku lakukan pencurian disertai kekerasan terhadap korbannya atas nama heriyanto, pelaku saat itu tikam korban memakai pisau dapur pada bagian rusuk," jelas Dodik.

Usai tikam korban, tersangka waktu itu bersama JN dan SN berhasil mengambil motor korban, yakni Yamaha Xeon warna hitam dan kemudian motor tersebut lalu dijual ke IW dengan harga murah.

Selain itu, LP/1621/K/IX/2016/sek.pnk, tanggal 28 September 2016, Akbar dan reoannya juga melakukan aksi begal di Jl Panaikang dan berhasil membawa kabur motor korban, Yamaha Jupiter MX.

"Tersangka ini bermodalkan pisau dapur dan tidak memakai motor untuk beraksi, modusnya incar korban disamping jalan, minta tolong ke korban setelah itu beraksi," ungkap Dodik

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved