Mantap Pilih Salat Jumat, Tiga Pekerja Hadapi Hal Mengejutkan

Hingga pada saat Hari Jumat di Bulan November, mereka diperintah oleh Arif Nurcahyo, yang saat itu menjabat sebagai humas.

Mantap Pilih Salat Jumat, Tiga Pekerja Hadapi Hal Mengejutkan
Surya/David Yohanes
Sodik Harianto (kiri), Nurul Yakin (tengah) dan Dadang (kanan). 

Sementara Sodik mengaku akan diberi uang Rp 400 ribu agar pekerjaan tersebut lekas dilakukan.

Namun mereka menolak dan memilih menunggu salat Jumat.

Namun akibat menolak perintah tersebut, mereka dituding makar. Sejak saat itu mereka sering menjadi bahan pergunjingan.

"Kami kemudian dilaporkan ke Kepala Sekolah. Padahal selama ini kami tidak pernah menolak perintah," ucap Danang.

Puncaknya pada 3 Januari lalu, Danang dan kawan-kawan diberhentikan.

Sementara itu pihak SMPN 1 Singosari melalui Arif Nurcahyo membantah melakukan pemecatan.

Sebab empat pekerja tersebut menjadi tanggung jawab perusahaan pengerah.

Arif membantah melakukan pemecatan. Arif menegaskan, empat pekerja tersebut bukan pegawai SMPN 1 Singosari.

Mereka dipekerjakan perusahaan alih daya (outsourcing) yang bekerja sama dengan SMPN 1 Singosari.

Kontrak kerja sama ini diperbarui setiap satu bulan.

Halaman
123
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved