Pilkada Landak
Polres Landak Kerahkan 118 Personel Amankan Debat Publik
da 118 personil untuk pengamanan debat Pilkada Landak, semua sudah kita siapkan agar semua berjalan dengan lancar dan tertib
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto melalui kepala Bagian Operasi (KBO) Sat Intel Ipda Hengki Gunawan menerangkan pihaknya dari kepolisian selalu siap untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Landak.
Begitu juga dengan pengamanan saat debat publik Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Landak. "Ada 118 personil untuk pengamanan debat Pilkada Landak, semua sudah kita siapkan agar semua berjalan dengan lancar dan tertib," ujar Hengki yang hadir saat Rakor bersama KPU dan Forkopimda pada Rabu (1/2/2017).
Maka dirinya menegaskan dari kepolisian memang sudah berkomitmen untuk menjaga agar setiap proses tahapan Pilkada tidak ada halangan. "Maka perlu kami tegaskan, kami sangat siap dan sangat serius untuk pengamanan dan kelancaran debat Pilkada," katanya.
Diakui Hengki, dalam proses tahapan Pilkada pihaknya juga selalu ikut mengamankan seperti kampanye Paslon selama ini. "Selain itu, setiap ada Kampanye kita juga selalu hadir untuk memberikan keamanan. Dimana kita siapkan 300 personil untuk pengamanan kampanye," bebernya.
Baca: Pj Sekda Landak Imbau Kurangi Penggunaan Listrik di Kantor Bupati Saat Debat Publik
Kemudian dari 300 personil tersebut dibagi beberapa regu, dan secara giliran dan bergantian melaksanakan PAM Kampanye. "Ada sekitar 40 personil yang ikut pengamanan pada saat setiap dilaksanakannya Kampanye oleh Paslon," tambahnya.
Sehingga sampai dengan saat ini, belum ada kejadian yang menonojol selama pelaksanaan tahapan Pilkada termasuk saat kampanye. Namun dirinya yang mewakili Polres Landak berharap kepada KPU untuk menyelesaikan masalah Daftar Pemilih Tetap (DPT) jika masih ada yang belum beres.
"Untuk masalah DPT, kami harap KPU menyelesaikan apabila masih ada yanf belum masuk. Karena kita hanya ingin menghindari terjadinya konflik, apabila ada masyarakat yang tidak puas karena tidak bisa menggunakan hak pilihnya," terang Hengki.
Lanjutnya lagi, selain itu perlu juga pihaknya tegaskan kepada KPU bahwa cuaca saat ini cukup ekstrim seperti curah hujan yang tinggi. "Kita minta agar KPU bisa beri solusi pada saat pelaksanaan Pilkada, bagaimana antisipasi apabila terjadi banjir untuk membawa logistik," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kapolres-landak-akbp-wawan-kristyanto_20160331_154041.jpg)