Beredar Isu Penghapusan Struk Penarikan ATM, Ini Tanggapan Bank dan Nasabah

Pantauan tribun di beberapa titik meskipun tidak menghapus struk, namun ATM Bank Mandiri kerap kehabisan struk.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Masyarakat bertransaksi di ATM Bank Kalbar 

PONTIANAK, TRIBUN - Penghapusan struk penarikan di Automatic Teller Machine (ATM) tidak dibantah oleh Area Head Bank Mandiri, Ahadi Subri. Namun ia juga menyebutkan pembatasan atau penerapan agar nasabah bijak dalam pencetakan struk belum dilakukan.

"Kalau untuk Bank Mandiri sejauh ini belum ada kebijakan tentang itu. Memang ada pilihan bisa pakai struk dan tidak pakai struk untuk transaksi penarikan tunai. Tapi untuk transaksi transfer dan pembayaran tetap pakai struk, kalau tidak ada kertas struk transaksi tersebut tidak bisa dilaksanakan,"ujar Ahadi kepada tribun pada Senin, (31/1/2017).

Hal yang sama diungkapkan oleh Pemimpin Cabang Bank Bukopin Pontianak, Suharto Kurniawan yang mengaku belum ada kebijakan terkait pembatasan pencetakan struk. "Belum ada kebijakan terkait hal itu (semua berjalan normal),"ujar Suharto.

Salah satu nasabah Bank Mandiri, Rosita (32) mengaku pernah mendengar akan adanya penghapusan struk penarikan. Namun demikian ia mengaku tidak mengetahui secara pasti. Ia juga menilai seandainya diterapkan tidak akan menjadi masalah lantaran selama ini ia kerap menemukan kertas berserakan di lantai.

Baca: Penghapusan Struk Penarikan Tergantung Kebijakan Bank

"Beberapa kali transaksi di Cabang Utama tidak ada struk. Saya kira benar-benar sudah dihapus. Meskipun saya melihat ada ATM yang masih mencetak struk namun saya pikir itu untuk yang sifatnya pembayaran dan lain-lain. Kemarin saya membayar tagihan tidak ada struk tetapi uangnya masuk, jadi tidak terlalu penting juga sih,"pendapatnya.

Hal berbeda disampaikan oleh Maulida (48), yang mengaku kerap mentransfer dana ke beberapa rekannya untuk keperluan bisnis. Ia mengaku sudah terbiasa mencetak dan mengambil gambar sesaat sampai dirumah dan mengirimnya ke rekannya.

"Kalau di ATM kadang ribet ambil hanphone untuk foto. Ya meskipun kadang untuk transaksi tunai saya tidak cetak struknya. Untuk cek saldo kan bisa setelah selesai transaksi, kecuali untuk pembayaran PDAM dan pembayaran lainnya mungkin penting,"ujar Rosadi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved