Cepat Selesaikan Studi, Kapuas Hulu Kekurangan 600 Guru

Kita saat ini kekurangan guru sebanyak 600 orang. Mau tidak mau Pemda melakukan rekrutmen tenaga kontrak dan honorer...

Cepat Selesaikan Studi, Kapuas Hulu Kekurangan 600 Guru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Bupati Kapuas Hulu AM Nasir saat menerima cendramata dari Direktor IKIP-PGRI Pontianak Prof DR H Samion, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi, usai menutup acara penarikan mahasiswa KKM-PPL Terpadu IKIP-PGRI Pontianak di Kapuas Hulu, di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kapuas Hulu.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

KAPUAS HULU, TRIBUN - Dalam acara penarikan Mahasiswa KKM-PPL Terpadu IKIP-PGRI Pontianak di Kabupaten Kapuas Hulu, Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad (AM) Nasir meminta mahasiswa asal Kapuas Hulu, untuk segera menyelesaikan proses perkuliahannya di Kampus.

"Jangan lama-lama kuliah, kalau perlu tepat waktu dan mendapatkan IPK 3," ujar AM Nasir saat menutupi acara penarikan mahasiswa KKM-PPL Terpadu IKIP-PGRI Pontianak Kapuas Hulu, di Aula Kantor Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (21/1) pukul 08.00 WIB.

Hadir juga Direktor IKIP-PGRI Pontianak, Prof DR H Samion, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi, dewan guru, dan beberapa dosen IKIP-PGRI Pontianak, dan para undangan lainnya.

"Jika SDM kita sudah memadai, maka secara otomatis pembangunan di Kapuas Hulu akan semakin maju," ucapnya.

Menurut Bupati, di Bumi Uncak Kapuas ada dua permasalahan yang selalu menjadi prioritas Pemda yaitu, kurangnya tenaga guru, dan tenaga medis.

Baca: Nikita Mirzani Ungkap Soal Video Heboh Pria Yang Pegang Dadanya, Dibayar Segini Lho

"Kekurangan tersebut, kita tutupi dengan dengan cara rekrutmen tenaga guru dan medis kontrak dan honorer. Karena merekalah yang sangat kami butuhkan saat ini," jelasnya.

Setiap tahun Pemda Kapuas Hulu selalu mengusulkan untuk penambahan tenaga guru, dan medis ke Pemerintah Pusat, karena mengingat kewenangan pengangkatan pegawai negeri sipil (PNS) berada di pusat.

"Kita tahu bersama, hingga detik ini pemerintah pusat belum ada membuka CPNS," katanya.

Akbat dari kekurangan tenaga pengajar jelas AM Nasir, masih ada SDN di Kapuas Hulu hanya memiliki satu guru saja.

Halaman
12
Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved