PLBN Aruk Dinilai akan Mendorong Ekonomi Masyarakat Sambas

Dengan dibukanya jalur resmi tersebut berarti peredaran barang dan jasa dapat masuk tanpa melalui Entikong. Mobil dan angkutan bisa masuk ke Malaysia.

Penulis: Zulfikri | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUN PONTIANAK/RAYMOND KARSUWADI
PLBN Aruk, Sajingan Sambas 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymond Karsuwadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Anggota DPRD Sambas, Lery Kurniawan Figo mengatakan, dibukanya PLBN Aruk secara resmi akan membuka peluang dan dampak di berbagai sektor kehidupan masyarakat Sambas khususnya bidang ekonomi.

"Ini moment yang ditunggu masyarakat Sambas dalam penantian yang cukup lama," kata Lery, Jumat (20/1/2017).

Dengan dibukanya jalur resmi tersebut berarti peredaran barang dan jasa dapat masuk tanpa melalui Entikong. Mobil dan angkutan bisa masuk ke Malaysia.

Baca: Ramahnya Wakil Bupati Hairiah Kepada Warganya

"Ini meberikan kemudahan dan kesempatan bagi kita menjual hasil pertanian dan perkebunan kita ke Malaysia," katanya.

Dibalik itu semua, Lery mengatakan semakin bebas dan terbukanya jalur perdangan nantinya diharapkan masyarakat, investor maupun pengusaha yang ada di Kalbar maupun Kabupaten Sambas memanfaatkan sebaik mungkin, jangan sampai hanya menjadi penonton.

Lery mengatakan sudah saatnya kita mulai berbenah di segala sektor harus dihidupkan.

"Ini era keterbukaan kita harus bisa menjadi unggul dari mereka. Walaupun itu memerlukan proses cukup lama," katanya.

Lery menambahkan praktik pungutan liar (pungli) yang biasa terjadi di wilayah perbatasan harus diantisipasi instansi terkait, apabila menjamur akan sulit ditangani.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved