Tangani Jalan Tikus di Perbatasan, Dandim 1206 Koordinasi Batlyon 502
Kita ketahui bahwa, jalan tikus sangat rawan untuk akses menyusupkan obat-obat terlarang (narkoba), dan barang-barang ilegal lainnya.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Dandim 1206 Putussibau, Letkol Inf M Ibnu Subroto juga angkat bicara terkait jalan tikus yang berada di wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia. Dimana menurutnya, jalan tikus disana sangat banyak maka perlu lebih diperketat lagi pengawasannya.
"Kita ketahui bahwa, jalan tikus sangat rawan untuk akses menyusupkan obat-obat terlarang (narkoba), dan barang-barang ilegal lainnya," ujar M Ibnu Subroto kepada wartawan, Rabu (18/1/2017).
Menyikapi jalan tikus yang cukup banyak di perbatasan, Dandim menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi ke Batlyon 502/Ujwala Yhuda devisi 2 Kostrad dalam pengawasannya. "Jalur itu memang perlu diperketat pengawasannya," ucapnya.
Baca: Kejari Kapuas Hulu Tangani Kasus Asusila Kades Mentebah
Dandim menuturkan, kawasan perbatasan sudah jadi incaran para pemasok narkoba, merupakan jaringan Internasional. Bahkan, terbukti dari kejadian tahun 2016 kemari, yang sempat menjadi target Narkoba skala besar.
“Penangkapan sabu di perbatasan memang jarang, tetapi sekali kedapatan sangat banyak sabu dan ekstasinya. Ini berarti perbatasan kita sudah menjadi incaran, sebab perbatasan lain sudah ketat penjagaannya," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jalan-tikus_20161226_140742.jpg)