Liputan Khusus

Suasana Rapat DPRD Kubu Raya Bahas Tunjangan Sertifikasi Guru Bersama Kemenag

DPRD Kubu Raya memanggil Kemenag Kubu Raya beserta perwakilan guru non PNS, guna membahas keterlambatan pencarian tunjangan sertifikasi.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - DPRD Kubu Raya memanggil Kemenag Kubu Raya beserta perwakilan guru non PNS, guna membahas keterlambatan pencarian tunjangan sertifikasi terhadap guru non pns kemenag selama 8 bulan dalam kurun waktu 2015/2016, di Ruang Rapat DPRD Kubu Raya, Rabu (18/1/2017).

Dalam pertemuan itu, DPRD dari Komisi IV menanyakan langsung prihal, penyebab mendasari keterlambatan. Pihak kemenag satu persatu mengurai penyebabnya serta tanggapan dari dewan guru atas keterlambatan tersebut.

Jalannya pertemun di awal sedikit memanas lantaran pihak guru menyalahkan kemenag yang tak memberikan informasi jels terkait keterlambatan beserta alasannya. Sehingga berkembang spekulasi diluaran.

Namun, penjelasan kongkirnya dari pihak kemenag menjelaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dari kererlambatan, hanya murni dikarenakan kurangnya dana dari pusat.

Baca: Sutarmidji Kesal, Guru Ribut Soal Dana Sertifikasi

"Kita tidak ada niatan sengaja, ini karena dari pusar kurang. Tapi kedepan kita akan berupaya untuk mendorong dengan mengusulkannya kembali. Saya harap para guru bersabar," kata Kepala Kemenag Kubu Raya Drs. Andi Ja'far.

Pihaknya akn berupaya dengan segala cara dalam mengusulkan penyelesaian, termasuk akan meminta bantuan pihak dewan agar bisa mendorong dan menyampaikan kondisi real dilapangan.

"Kita akan gunakan segala cara agar penyelesaian bisa dilakukn secepatnya," pungkasnya.

Wakil Ketua Komisi IV, Yuslanik mengatakan pertemuan ink bisa diambil hikmah agar komunikasi kedepan khususnya antara kemenag dan guru non pns bisa lebih intens.

"Saya harapa pihak kemenag bisa mempercepat untuk mendorong penyelesaian ini. Karena saya pikir ini bukan masalah data tapi akibat kurangnya dana yang awalnya kurang maksimal dalam koordinasya," kata Yuslanik.

Penulis: Madrosid
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved