Aksi Penembakan di Festival Musik, Lima Tewas dan 15 Orang Terluka

Hingga saat ini kami memiliki petunjuk bahwa satu orang telah melepaskan tembakan,

Tayang:
Editor: Jamadin
Facebook/NDTV
Lima orang tewas ditembak dalam sebuah festival musik di Meksiko, Senin (16/1/2017) dini hari. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, CANCUN  – Aksi penembakan di festival musik elektronik di resor Playa del Carmen, Meksiko, dilaporkan telah menewaskan lima orang, Senin (16/1/2017) dini hari waktu setempat.

Wali kota Solidaridad, Cristina Torres, yang membawahi resor tersebut, kepada radio Turquesa, mengatakan, penembakan membuat warga panik dan berhamburan.

Selain menewakan lima orang, 15 orang lainnya terluka, dan beberapa terinjak massa yang berhamburan dalam suasana panik, sebagaimana dilaporkan Agence France-Presse.

Insiden itu terjadi setelah satu pelaku pada Senin pagi melepaskan tembakan memambi-buta di sebuah kelab malam Blue Parrot, tempat di mana festival musik digelar.

Torres mengatakan, tiga orang tewas adalah warga asing. "Hingga saat ini kami memiliki petunjuk bahwa satu orang telah melepaskan tembakan," kata Torres.

Dia juga menambahkan bahwa pihak berwenang menghubungi konsulat AS, Kanada, dan Kolombia untuk memberikan informasi tentang kondisi warga negara mereka yang menjadi korban.

Menurut Torres, penembakan itu di kelab malama itu telah menyebabkan orang melarikan diri tidak tentu arah sehingga beberapa orang terinjak-injak.

Playa del Carmen berada sekitar 68 kilometer selatan kota Cancun. Resor tersebut amat populer di kalangan turis Amerika dan Eropa.

Editor majalah musik yang berbasis di London, majalah Mixmag,  yang berada di daerah belakang panggung Blue Parrot mengatakan, terjadi setidaknya empat atau lima tembakan pada Senin dini hari sekitar pukul 02.45 waktu setempat.

Penembakan terjadi di depan kelab malam. "Orang-orang mulai berhamburan karena ada jalan keluar di belakang. Kami berhenti dan bersembunyi di balik dinding tembok, kemudian merangkak di bawah meja besi," kata Valerie Lee, editor Mixmag ini.

"Penjaga keamanan pada awalnya tidak berpikir itu tembakan dan terus mengklaim itu kembang api, mengatakan semuanya aman," kata Lee.

"Kemudian orang terus berlari dan mengatakan mereka melihat pistol. Kami terus bersembunyi sampai mereka membuka pintu belakang dan kami berlari di luar," Lee menambahkan.

Lee menulis di Twitter bahwa musik masih dimainkan selama lima menit setelah tembakan terdengar. Polisi sedang melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved