Dihantam Ombak Besar, Puluhan Penumpang Kapal Terombang-ambing
Sebelumnya, lanjut Fani sempat melakukan komunikasi dengan sang pemilik kapal untuk mencari bantuan karena kapal dalam kondisi oleng.
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Puluhan penumpang Kapal KM Sukadana Raya 3, yang berlayar dari Pulau Pelapis Kecamatan Kepulauan Karimata menuju Sukadana, Ibu Kota Kabupaten Kayong Utara sempat terombang ambing setelah diterjang ombak besar, Sabtu (14/1/2017)
Kapal KM Sukadana Raya 3 ini membawa 35 penumpang termasuk Nahkoda dan ABK, akibat cuaca buruk ini, ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 4 meter disekitar perairan Karimata.
Menurut Nahkoda Kapal KM Sukadana Raya 3, Fani mengatakan, meski sempat terombang ambing di tengah laut, 35 penumpang kapal beserta Nahkoda dan ABK selamat sampai tujuan.
Kapal yang ia bawa ini selain membawa puluhan penumpang, juga membawa kendaraan roda dua, dan beberapa ton ikan.
“Awal keberangkatan, cuaca dan air laut sangat mendukung dan cukup tenang, namun dua jam menjelang memasuki wilayah sukadana, tiba tiba angin dan ombak menghantam dari arah belakang. akibat ketinggian ombak tersebut, air laut hingga masuk ke dalam kapal, bahkan haluan kapal basah dihantam ombak,”terang Fani.
Sebelumnya, lanjut Fani sempat melakukan komunikasi dengan sang pemilik kapal untuk mencari bantuan karena kapal dalam kondisi oleng. Dirinya mencoba mengambil beberapa pilhan untuk berlindung di pulau terdekat, namun karena arah ombak dan angin yang tidak searah dengan posisi kapal, membuat nahkoda memilih mengambil arah yang tidak berlawanan dengan arah ombak demi keselamatan.
Dirinya bersyukur berkat kerjasama semua pihak baik penumpang serta doa bersama, kapal dengan mesin 6 silinder tersebut dapat selamat hingga ke Sukadana.
Satudiantara penumpang kapal sofian mengatakan, ombak yang menghantam kapal cukup besar, bahkan membuat para penumpang sudah mulai mencari upaya penyelamatan diri baik dengan mencari drum, jerigen atau jaket keselamatan sebagai langkah antisipasi jika sewaktu waktu kapal dalam kondisi membahayakan.
Beberapa penumpangpun dikatakannya sudah ada yang mulai histeris dan pasrah dengan memanjatkan doa karena memang keadaan kapal sudah terombang ambing di hantam ombak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/penumpang-kapal_20170115_120341.jpg)