Penolakan Wasekjen MUI

Tengku Zulkarnaen: Ini Semua Hanya Kesalahpahaman

Saya minta maaf jika kedatangan saya menyusahkan. Mudah-mudahan ke depan ini bawa kebaikan kita semua. Wajar jika ada salah paham.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Hasyim Ashari
TRIBUN PONTIANAK
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) DR KH Tengku Zulkarnaen saat tiba di Bandara Susilo Sintang, Jumat (13/1/2017) pukul 10.15 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Usai memberikan tausiyah tabligh akbar di Masjid Agung An-Nur Sintang, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen MUI) KH Tengku Zulkarnaen dibawa ke Bandara Susilo Sintang, Jumat (13/1/2017) pukul 15.30 WIB.

Wasekjen MUI mendapat pengawalan ketat dari personel TNI dan Polri sepanjang perjalanan dari Masjid An-Nur Sintang menuju Bandara.

Bupati Sintang Jarot Winarno, Danrem 121/ABW Brigjen TNI Widodo Iryansyah, Dandim 1207/Sintang Letkol Inf Moch Sulistiyono, Kapolres Sintang AKBP Suharjimantoro SIK, dan berbagai unsur Forkompinda Sintang, FKUB dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sintang juga beranjak ke bandara.

Baca: Tetap Hadir di Sintang, Ini Isi Tausiah Tengku Zulkarnaen

Sesampainya di bandara, pengawalan TNI dan Polri di area bandara diperketat. Rombongan Wasekjen MUI, Bupati Sintang dan lainnya memasuki ruang VIP Bandara Susilo.

Semua terlihat berembuk dan melaksanakan pertemuan internal. Seharusnya menurut jadwal usai Kabupaten Sintang, Wasekjen MUI akan berikan tausiyah tabligh akbar di Kabupaten Melawi, Jumat (13/1/2017) malam.

Namun, dengan berbagai pertimbangan agenda tersebut terpaksa dibatalkan. Tengku Zulkarnaen pun pulang ke Pontianak menggunakan pesawat keberangkatan Kalstar terakhir.

Baca: Aliansi Umat Islam Desak Polda Usut Pencekalan Tengku Zulkarnaen

Lantas akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Sebelum naik pesawat, Tengku Zulkarnaen sempat menyampaikan ucapan terimakasih dan pesan kepada semua yang hadir.

Menurutnya di balik ujian pasti ada hikmah. "Saya minta maaf jika kedatangan saya menyusahkan. Mudah-mudahan ke depan ini bawa kebaikan kita semua. Wajar jika ada salah paham. Ini semua hanya kesalahpahaman," ujarnya.

"Perbedaan dan keragaman ini adalah warisan nenek moyang kita, saya harap semua kondusif semua. Terimakasih kepada Pak Bupati, Kapolres, Danrem, Dandim dan semua pihak, semoga kita diridhoi Allah," tuturnya.

Satu jam berselang, pesawat Kalstar datang. Sebelum beranjak dan naik pesawat Wasekjen MUI Tengku Zulkarnaen mengajak semua berdoa untuk keselamatan, kedamaian, ketenangan dan keberkahan Kabupaten Sintang serta Kalimantan Barat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved