Komisi III DPR Minta Polisi Cegah Peredaran Tembakau Cap Gorilla

Paling penting memang edukasi ke masyarakat agar tak membeli itu. Efeknya luar biasa bahaya sekali

Komisi III DPR Minta Polisi Cegah Peredaran Tembakau Cap Gorilla
TRIBUN PONTIANAK/GALIH NOFRIO NANDA
Erma Suryani Ranik SH

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota Komisi III DPR RI, Erma S Ranik meminta aparat Kepolisian memantau perdagangan Tembakau Gorilla.

Dari pemantauan itu diharapkan kepolisian bisa melakukan tindakan agar barang tersebut bisa dicegah menyebar luas di masyarakat.

"Kepolisian hendaknya memantau dan menindak pedagang atau orang yang menawarkan tembakau gorilla. Harus dicegah agar tidak sampai ke masyarakat," katanya saat dihubungi, Senin (10/1/2017).

Baca: Ketua UKM Napza: Pengguna Tembakau Gorilla Berhalusinasi Tinggi

Apalagi dilihat dari segmen yang disasar adalah pelajar dan mahasiswa. Dari sisi harga, tembakau gorilla jauh lebih murah dibanding narkoba lain yang sudah diatur pelarangannya dalam Undang-Undang.

"Ini sangat bahaya. Bayangkan kalau ada sepuluh orang yang memakai lalu dia menggunakan kendaraan di jalan, tentu sangat berbahaya bagi pengendara yang lain," katanya.

Sosialisasi ke masyarakat terkait bahaya tembakau gorilla harus gencar disampaikan. Ini juga bisa menjadi bahan bagi BNN untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah maupun komunitas.

"Paling penting memang edukasi ke masyarakat agar tak membeli itu. Efeknya luar biasa bahaya sekali," tukas.

Penulis: Nasaruddin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved