Youngster
BMX Park Buah Manis Tantangan Pemkot Pontianak
Ketua BMX Pontianak, Mirza Onway, mengatakan sebelum BMX Park dibangun, mereka sudah berupaya memasukkan proposal hingga ke Gubernur Kalbar.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Hasyim Ashari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Di balik pembangunan BMX Park di Taman Digulis Untan, terselip cerita penuh tantangan bagi Rider BMX Pontianak.
Ketua BMX Pontianak, Mirza Onway, mengatakan sebelum BMX Park dibangun, mereka sudah berupaya memasukkan proposal hingga ke Gubernur Kalbar.
"Kita pernah mengajukan tempat latihan. Proposal ke gubernur kita ajukan, tapi hanya dibuang. Ke Pemkot kita ajukan, ditantang agar punya prestasi terlebih dahulu," cerita Mirza Onway kepada Tribunpontianak.co.id, Sabtu (7/1/2017).
Baca: Wimcycle dan Pemkot Pontianak Bantu Fasilitas BMX
Tantangan inilah yang melecut semangat mereka untuk mengukir berprestasi.
Mirza dan teman-temannya di BMX Pontianak, berkali-kali ambil bagian dalam berbagai event.
Mulai dari skala lokal hingga bertaraf internasional. "Pemerintah pernah bilang, tunjukkan dulu prestasi kalian. Nah. Kita tunjukkan lah. Kita ikut sampai kompetisi internasional dengan biaya sendiri," kata Mirza.
Baca: Geliat BMX Pontianak Tanpa BMX Park
Ternyata, tantangan dan janji Pemkot Pontianak memberikan BMX Park benar-benar terbukti, begitu mereka sukses mengukir prestasi.
"Saat ini Wali Kota juga mensupport kita dengan membuat taman ini. Kita berterima kasih sekali," ujarnya.
Mirza menegaskan, mereka tau mau mengklaim taman yang dibangun hanya sebatas untuk BMX.
Mereka yang gemar olahraga ekstreem bisa sama-sama memanfaatkan taman tersebut.
"Mau BMX, skate, sepatu roda, semua kita rangkul. Jadi taman ini jadi titik kumpul anak olahraga ekstreem. Kita menamakannya Ekstreem Digulis Park," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sutarmidji_20161112_134559.jpg)