Penemuan Mayat Perempuan

Polisi Dalami Motif Penemuan Mayat Perempuan di Kebun Sawit

Luka tidak ada dan lebam juga tidak ada, kalau mukanya hitam itu memang karena mayat sudah membusuk seperti itu.

TRIBUNPONTIANAK/ALFONS PARDOSI
Anggota Polres Landak saat mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan di kebun sawit afdeling 3 PTPN 13 Ngabang pada Selasa (3/1) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kapolres Landak AKBP Wawan Kristyanto melalui Kasat Reskrim AKP Sutrisno menerangkan, hingga saat ini pihaknya masih belum bisa menyimpulkan motif kematian mayat perempuan tersebut.

Selain itu juga dari pengelihatan kasat mata tidak ada ditemukan luka-luka. "Luka tidak ada dan lebam juga tidak ada, kalau mukanya hitam itu memang karena mayat sudah membusuk seperti itu," ujar Kasat pada Rabu (4/1/2017).

Pihaknya juga masih menunggu hasil visum dari pihak dokter di rumah sakit Landak. "Untuk otopsi masih belum kita lakukan, kita masih menunggu dan kesepakatan dari pihak keluarganya lagi," kata Sutrisno.

Baca: Ini Identitas Mayat Perempuan Yang Ditemukan Warga Ngabang

Namun demikian Kasat menerangkan di sekitar lokasi penemuan mayat tersebut memang ada ditemukan barang-barang yang diduga kuat milik mayat perempuan yang diketahui warga asal Desa Senakin dan tinggal di pal 5 Ngabang.

"Barang-barang yang kita temukan di sekitar TKP itu ada dompet, sendal, hp, gunting, dan kain-kain. Kuat dugaan itu memang milik mayat perempuan itu. Mayat memang masih dirumah sakit, jadi belum bisa kita sampaikan motif dari kematiannya," tutup Kasat

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved