Pinus: Bupati Ditangkap KPK, Pinus: Itu Memalukan
Berarti bupatinya pikirannya sangat pendek. Saya juga sangat menyayangkan kasus itu menimpa seorang bupati
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Albertus Pinus menyayangkan kasus yang terjadi pada Bupati Klaten Sri Hartini, yang ditangkap oleh KPK terkait kasus suap pejabat eselon II.
"Berarti bupatinya pikirannya sangat pendek. Saya juga sangat menyayangkan kasus itu menimpa seorang bupati," ujarnya, Minggu (1/1/2016).
Menurutnya, hal itu tidak ada gunanya dilakukan hanya untuk memilih atau menempatkan seorang kepala dinas dengan cara melakukan suap.
"Untuk menjadi seorang kepala dinas dengan menyuap kepala daerah itu kan sangat memalukan. Jangan sampai hal ini terjadi di daerah kita," tegasnya.
Baca: Kasus Korupsi Bupati Klaten, Ini Kata Sutarmidji
Dalam mengantisipasi hal tersebut terjadi di Kabupaten Sekadau, tentu ia sangat mengharapkan Bupati dan Wakil Bupati dapat memilih atau menempatkan seseorang yang layak di suatu instansi.
"Penempatan itu juga kan hak nya Bupati, tetapi harus ada penilaiannya juga untuk menjadikan pejabat sebagai kepala dinas atau lainnya. Kita tidak mau kasus itu terjadi di Sekadau," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/albertus-pinus_20161201_185528.jpg)