Breaking News:

Premier League

Chelsea Bidik Cetak Sejarah Liga Premier

Dengan catatan 12 kemenangan beruntun ini juga menjadi rekor tersendiri bagi klub Chelsea.

Editor: Hasyim Ashari
Dan Mullan/Getty Images
Penyerang Chelsea Diego Costa menanduk bola ke gawang Crystal Palace hasil umpan Cesar Azpilicueta. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Chelsea memiliki kesempatan untuk mencetak sejarah pada Liga Premier musim 2016-2017 ini.

Setelah meraih 12 kemenangan secara beruntun, mereka berpeluang memperpanjang catatan kemenangan beruntun itu menjadi 13 kali saat menjamu Stoke City pada laga yang akan digelar di Stamford Bridge, Sabtu (31/12).

Tim besutan Antonio Conte itu bisa menyamai rekor yang sebelumnya dipegang Arsenal yang pernah merasakan 13 kemenangan beruntun dengan 13 kemenangan beruntun yang dicetak pada musim 2001/2002.

Chelsea bersama Arsenal adalah dua klub di Premier League yang telah merasakan kemenangan beruntun setidaknya 12 pertandingan berturut-turut. Kemenangan Ke-12 diraih The Blues saat mengalahkan Bournemouth 3-0 pada "Boxing Day".

Dengan catatan 12 kemenangan beruntun ini juga menjadi rekor tersendiri bagi klub Chelsea. Kemenangan atas 'The Potters' akan membuka jalan buat Chelsea untuk bisa menyamai rekor kemenangan beruntun terpanjang Premier League yang dipegang "The Gunners" dengan 14 kemenangan beruntun pada musim 2002/2003.

Pasalnya pada laga pekan ke-20 yang berlangsung awal tahun depan, Chelsea akan bertandang ke London Utara untuk menghadapi Tottenham Hotspur.

Manajer Chelsea Antonio Conte tak mau terganggu konsentrasinya dengan memikirkan soal rekor yang menyamai rekor Arsenal. Conte lebih berharap para pemainnya bisa merebut trofi Liga Inggris.

"Pada empat hari ke depan kami akan menghadapi pertandingan sulit lainnya. Kami harus mempersiapkan diri dengan baik karena sekarang setiap tim pasti ingin mengalahkan kami," kata Conte dilansir BBC.

Kemenangan yang diraih Chelsea pada laga "Boxing Day" menunjukkan sekali lagi bahwa Chelsea adalah tim yang sulit dikalahkan.

Meski bermain tanpa Diego Costa, striker andalan dan tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dan N'golo Kante, Eden Hazard dan kawan-kawan masih bisa konsisten meraih kemenangan.

"Ini fantastis bagi saya untuk melihat pekerjaan besar yang bisa dia lakukan dengan bola, dan di atas semua juga melihat dia dalam pergerakan tanpa bola," kata Conte di situs resmi Chelsea saat menjelasakn tentang Hazard.

"(Awalnya) Aku tahu Eden hanya sebagai pemain lawan, saat main untuk tim nasional. Dia memiliki bakat besar. Yang paling penting adalah ia menempatkan bakatnya dalam tim," katanya.

Chelsea juga berhasil menaklukkan lawanm-lawannya dengan menggunakan tiga orang yang dipasang di barisan belakang.

Pada laga sebelumnya, Bournemouth sebenarnya cukup banyak menguasai bola, tapi Chelsea hanya merasakan tiga tembakan yang mengarah ke target. Sehingga Chelsea suksea tampil tanpa kebobolan empat kali berturut-turut.

Catatan lain, Chelsea juga hanya bisa mencetak satu gol di tiga laga sebelum lawan Bournemouth. Setelah hanya menang 1 gol di tiga laga itu, Chelsea sukses menang 3-0 atas Bournemouth di Stamford Bridge, Senin (26/12).

Pedro Rodriguez menjadi pahlawan kemenangan timnya dengan mencetak dua gol pada menit ke-24 dan 90, sementara satu gol tambahan dicetak Eden Hazard lewat eksekusi penalti pada menit ke-49.

Bagi manajer Chelsea, Antonio Conte, kemenangan ini memiliki pesan penting di dalamnya. Selain tambahan tiga angka dan posisi puncak yang tetap kokoh digenggam, Conte melihat
Chelsea sukses memberikan jawaban atas pertanyaan besar yang mengelilingi mereka beberapa hari terakhir.

"Hari ini kami mengirimkan sebuah pesan bagus karena banyak orang yang menanti bagaimana performa Chelsea tanpa kehadiran Diego Costa dan N'Golo Kante," tutur Conte.

Pada laga lawan Bournemouth, Diego Costa dan Kante absen lantaran akumulasi kartu. Namun eksperimen Conte dengan meletakkan trio Pedro-Eden Hazard-Willian di lini depan dan duet
Nemanja Matic-Cesc Fabregas di lini tengah berhasil menutupi ketiadaan Diego Costa dan Kante.

"Chelsea hari ini bermain baik melawan tim yang juga bagus. Saya sangat puas karena ini merupakan laga yang sulit," ujar Conte.

Tiga angka dari laga lawan Bournemouth ini membuat Chelsea kini sudah mencatat 12 kemenangan beruntun. Ini adalah rentetan kemenangan beruntun terbanyak yang pernah dilakoni Chelsea sepanjang sejarah Liga Primer Inggris.

Torehan skuat Conte ini mengalahkan prestasi yang pernah dicapai Manchester United pada musim 2008/09 dan Liverpool pada musim 2013/14.

Baik MU maupun Liverpool memiliki kemenangan beruntun di Liga Primer sebanyak 11 kali. Sementara pemegang rekor kemenangan beruntun terbanyak satu musim di Liga Inggris hingga saat ini adalah Arsenal dengan 13 kemenangan beruntun yang dicetak pada musim 2001/02 silam.

Rekor Arsenal itu berpeluang disamai Chelsea pada akhir tahun ini di mana skuat The Blues akan menjamu Stoke City, 31 Desember 2016.

Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved