Tim Sidak Temukan Barang Kedaluwarsa

Potensi terjualnya barang kedaluwarsa akan sangat memungkinkan terjadi

Penulis: Madrosid | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MADROSID
Tim pengawas barang dagangan makanan dan minuman melaksanakan pengecekan di supermarket di Parit Baru, Kamis (22/12/2016). Ada sejumlah temuan barang makanan dan minuman tak layak edar di musnahkan dan pemiliknya mendapat teguran. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kasi Pengawasan Barang Beredar dan Perlindungan Konsumen, Disperindag Kubu Raya, Asep Kurniawan mengatakan sebagai tim pengawas makanan dan minuman, berupaya agar pengawasan ini bisa memberikan fungsi edukasi terhadap masyarakat.

"Kepada masyarakat juga harus pandai memilih dan melihat barang yang akan dikonsumsi. Pelaksanaan pengawasaan ini hanya sebagai antisipasi semata, agar perederan barang ilegal, kedaluwarsa serta mengandung zat berbahaya bisa ditekan," ungkapnya, Kamis (22/12/2016).

Ia menjelaskan semakin kesini pedagang semakin sadar pentingnya menjaga tanggal kedaluwarsa dan barang. Hal ini ditunjukkan dari semakin berkurangnya angka temuan barang tak layak edar di pasar.

"Apalagi menjelang hari natal, masyarakat perlu sangat berhati-hati. Potensi terjualnya barang kedaluwarsa akan sangat memungkinkan terjadi," katanya.

Baca: Tim Pengawas Sidak Pasar Tradisional dan Supermarket

Selain pengawasan terhadap barang barang tak layak edar, lonjakan harga juga menjadi target pengawasan. Agar pedagang selalu menjual dagangannya sesuai dengan harga pasaran.

"Saat ini lojakan harga yang cukup tinggi masih ayam dari Rp 30 ribu menjadi Rp40 ribuan. Artinya ada kenaikan sekitar 10 persen. Sementara untuk lainnya relatif normal, dan kita pastikan agar semuanya bisa tercukupi," ungkapnya.

Bahkan lanjutnya, untuk sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat cenderung trennya naik pada saat hari-hari besar, sepert bawang masih stabil. Bahkan untuk gula sangat stabil dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Diliuar tim pengawasan, kami disperindag selalu melakukan pengawasan rutin. Meski masih ada temuan masih dalam tahap wajar," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved