Resmikan SMK Insan Cendekia, Ini Harapan Wakil Bupati Mempawah

Sekolah harus dapat menjawab peran-peran tersebut dalam menghadapi tantangan zaman saat ini

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / DHITA MUTIASARI
Wabup Mempawah Gusti Ramlana saat meresmikan SMK Insan Cendekia Mempawah di Jalan Daeng Menambon Mempawah, Kamis (22/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Wakil Bupati Gusti Ramlana mengatakan pembangunan sektor pendidikan merupakan prioritas Pemerintah Mempawah guna menyiapkan masyarakat yang berkualitas.

"Sebagaimana visi Pemerintah Kabupaten Mempawah mewujudkan masyarakat Mempawah yang sejahtera dan berkualitas," ujarnya saat meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam Insan Cendekia Mempawah di Jalan Daeng Menambon Mempawah, Kamis (22/12/2016).

Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Melalui pendidikan, akan dihasilkan manusia yang berpengetahuan, produktif, kompetitif, inovatif, dan berakhlak mulia. Terlebih Mempawah memiliki motto 'Mempawah Maju dengan Ilmu'.

"Sekolah harus dapat menjawab peran-peran tersebut dalam menghadapi tantangan zaman saat ini," ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan berbagai program dan kebijakan.

Satu di antaranya keberadaan Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah di Mempawah Hilir, kemudian melalui keberadaan kampus berskala nasional Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Kementerian Perhubungan di Desa Antibar Mempawah Timur, dan pendirian kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri di Desa Sungai Purun Besar Kecamatan Segedong.

"Hal ini semata-mata kita berusaha menjadikan Kabupaten Mempawah menjadi kota pendidikan di Kalimantan Barat,"ujarnya.

Bahkan, menurut rencana, Sekolah Polisi Negara juga akan berpindah lokasi ke Kabupaten Mempawah.

Wabup menambahkan masyarakat saat ini berada di era kompetitif. Maka perlu upaya menyiapkan sumber daya generasi yang berkualitas agar bisa bersaing di zona Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Sehingga generasi muda harus dibekali dengan keahlian teknis dan pengetahuan (hard skill) serta kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill)," tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved