Pedagang Siomay dan Batagor Adu Nasib di Taman Akcaya
Alhamdulillah di Taman Akcaya ada beberapa yang beli, jadi saya netap di sini dulu
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nicko Ardinata
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Iwan (50) satu di antara pedagang memasarkan dagangannya, siomay dan batagor di Taman Akcaya Pontianak.
Ia mengadu nasib di taman tersebut lantaran tempat dia berjualan sebelumnya, di halaman asjid Muhtadin dan area kampus Universitas Tanjungpura mulai sepi.
"Saya jualan ndak diam di tempat, saya keliling. Misalnya kalau di area kampus sepi, saya tunggu sekitar 2 jam. Kalau masih ndak ade pembeli, saya lanjut keliling. Alhamdulillah di Taman Akcaya ada beberapa yang beli, jadi saya netap di sini dulu," ujarnya.
Iwan kembali berjualan keliling ketika para Pedagang Kaki Lima (PKL) sudah mulai membuka lapak di area Taman Akcaya sekitar pukul 17.00 WIB.
Iwan berharap dengan adanya pembangunan di Taman Akcaya dapat jumlah pengunjung.
"Karena dengan bertambahnye pengunjung otomatis pembeli juga ramai, penghasilan saya bertambah," pungkasnya.(mg1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pedagang-siomay_20161221_161108.jpg)