Tanggul Penahan Air Asin di Desa Sukabaru Jebol
Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten, Provinsi atau Pusat agar segera membantu menyelesaikan persoalan tersebut
Penulis: Subandi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Kepala Desa Sukabaru Kecamatan Benua Kayong, Askandar mengungkapkan tanggul air asin untuk pertanian di tempatnya jebol. Sehingga air asin bisa masuk ke lahan-lahan pertanian warganya.
“Dampaknya ini tak hanya menurunkan produksi padi petani saja. Tapi bisa bahkan kemungkinan besar menyebabkan petani gagal panen,” kata Askandar kepada awak media di Kantor Desa Sukabaru, Selasa (20/12/2016).

Warga Sukabaru melihatkan foto tanggung jebol di wilayahnya ketika ditemui wartawan di kantor Desa Sukabru, Selasa (20/12/2016).
Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten, Provinsi atau Pusat agar segera membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Lantaran tanggul air asin tersebut jebol sangat berdampak pada kehidupan banyak warganya.
“Warga saya banyak sebagai petani yang lahannya tergantung pada tanggul itu. Solusi kita membuat tanggul sementara menggunakan karung diisi tanah. Kemudian ditimbun dan dipasang barau di tanggul jebol itu ,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tanggul-jebol_20161220_143645.jpg)