Pelatih Anggar Mempawah Kecewa Sikap Pengprov Ikasi
Namun menjelang keberangkatan dua atlet anggar Mempawah tersebut, belum ada konfirmasi dari Pengprov Ikasi Kalbar.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Keberangkatan dua atlet anggar Mempawah, Nuraya Kadafie dan Muhammad Iqbal Fahlevy dalam kegiatan Join Training di Jakarta, sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh PB IKASI merupakan tanggung jawab Pengprov Ikasi Kalimantan Barat.
Namun menjelang keberangkatan dua atlet anggar Mempawah tersebut, belum ada konfirmasi dari Pengprov Ikasi Kalbar. Hal tersebut disampaikan oleh Pelatih Anggar Mempawah, Sunardi kepada Tribun Pontianak, Selasa (20/12/2016) siang.
"Saya sudah coba berkomunikasi dengan Ketua Ikasi Kalbar, Pak Herujuno. Namun tidak ada tanggapan sama sekali, kan seharusnya ini menjadi tanggung jawab Pengprov Ikasi Kalbar," ujarnya.
Baca: Dua Atlet Anggar Mempawah Ikuti Join Training di Jakarta
Oleh karena itu, untuk pembiayaan kedua atlet tersebut ia mengaku menggunakan uang pribadinya. Karena menurutnya ini merupakan kesempatan yang baik bagi atlet anggar Mempawah mendapatkan ilmu dan pengetahuan.
"Sayang kalau atlet saya harus gagal berangkat, makanya saya gunakan uang pribadi. Saya sudah pesan tiket pulang pergi di citylink, mereka berdua besok berangkat dari Supadio jam 12.50 WIB. Tapi memang sayang Fajar yang juga dipanggil tidak bisa ikut karena menyelesaikan skripsinya," jelasnya.
Menurutnya prestasi atlet adalah hal yang harus diutamakan. Oleh karena itu, biarpun menggunakan biaya pribadi yang penting atlet-atletnya mampu memberikan prestasi yang lebih baik lagi melalui keikutsertaan di Join Training.
"Saya dengan biaya pribadi membiayai kedua atlet saya yang berangkat. Tidak bisa dengan mengarapkan dari Pengprov Ikasi Kalbar yang sampai saat ini tidak ada kepedulian. Kalau kita tidak berbuat, maka akan rusak prestasi atlet anggar kita," ungkapnya.
Selain itu, ia juga berharap ada kepedulian dari Pengurus KONI Kalimantan Barat dalam melihat gejolak yang terjadi di dalam kepengurusan PB IKASI, agar atlet-atlet anggar Mempawah dan Kalimantan Barat pada umumnya mendapatkan kepedulian.
"Atlet-atlet anggar sudah cukup banyak menyumbangkan medali bagi Kalbar, saya harap KONI Kalbar juga bisa memfasilitasi kembali mengenai apa yang terjadi di Pengprov Ikasi Kalbar. Agar tidak berdampak pada penurunan prestasi atlet-atlet anggar Kalbar," harapnya.
Ditambahkannya bahwa meskipun dengan kondisi demikian, aktivitas latihan tetap rutin dilakukan oleh cabang olahraga anggar di Mempawah. Meskipun tidak dalam persiapan kejuaraan.
"Kita latihan sepanjang tahun itu rutin, kalau lagi tidak ada kejuaraan kita latihan Selasa, Kamis, dan Sabtu. Tapi kalau mendekati kejuaraan lebih intensif lagi latihannya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pelatih-anggar-mempawah-sunardi_20161220_183255.jpg)