Polisi Datangi TKP Adanya Korban Begal dari Postingan Facebook

Dengan cepat mendapat tanggapan beragam dari netizen. Ada yang bertanya bahkan ada pula yang tidak percaya

Polisi Datangi TKP Adanya Korban Begal dari Postingan Facebook
Facebook
Postingan ada korban begal di Media Sosial, Facebook 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepolisian Mapolsek Sungai Raya telah melakukan penelusuran informasi terjadi begal dari postingan di media sosial Facebook, Minggu (18/12/2016).

Panit Serse, Polsek Sungai Raya, Ipda Kusno mengatakan dari postingan itu sudah ditelusuri dengan mendatangi TKP seperti info di medsos. 

"Tapi penelusuran kita tidak ada menemukan keterangan apapun. Dari saksi-saksi masyarakat sekitar. Dan tidak ada laporan apapun dari korban maupun keluarga korban," katanya.

Baca: Kapolresta Imbau Bijak Gunakan Medsos

Baca: Polisi Cari Pemilik Akun Pemosting Info Hoax

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum menemukan kebenarannya. "Jadi bisa kita pastikan postingan itu hoax. Kita sudah telusuri nihil," ungkapnya.

Dalam psotingan itu, berisi informasi adanya kejadian kasus begal yang tengah marak di bumu khatulistiwa belakangan ini. Postingan akun Noval Anggara Boxer memuat adanya kejadian begal pada dua orang laki-laki dan perempuan.

Postingan dilakukan sekitar pukul 00.00 dini hari. Dengan cepat mendapat tanggapan beragam dari netizen. Ada yang bertanya bahkan ada pula yang tidak percaya.

Dalam postingan jelas sekali pemilik akun mengupload dua orang seolah-olah adalah korban begal. Kedua korban laki-laki berbaju kaos warna putih, seperti ada warna merah dibagian dada tampak sekilas darah dengan kombinasi celana jeans.

Sedangkan perempuan menggunakan jilbab serba hitam seluruh pakaiannya. Tampak dalam gambar keduanya seperti mengalami aksi kekerasan dan tak berdaya, matanya terpejam.

Sontak hal ini cukup meresahkan masyarakat. Mencari kebenaran dari kejadian ini sesungguhnya.

"Benarkah kejadian begal di rasau jaya dekat pabrik nenas. Dalam postingan di facebook ada," ujar Bamsetiawan Warga desa Kuala Dua.

Dirinya merasa khawatir jika kejadian itu benar. "Wah parah kalau memang beneran. Semoga saja hanya hoax," ungkap Bam. 

Penulis: Madrosid
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved