Tangani Korban Gempa, Tim Tanggap Darurat Kekurangan Relawan

Dokter Orthopedi kurang, sementara untuk relawan SAR (pencarian, penyelamatan, dan evakuasi) kita sudah cukup

Editor: Jamadin
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Umat Islam melaksanakan Shalat Jumat pertama pasca gempa 6,4 SR di halaman Masjid Jamik Quba Pangwa, Desa Kuta, Kecamatan Trieng Gadeng, Pidie Jaya, Jumat (9/12/2016). Sampai hari ini tercatat lebih dari 100 orang tewas akibat bencana gempa bumi tersebut. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan Tim Tanggap Darurat Gempa Aceh yang terdiri dari sejumlah kementerian dan lembaga kekurangan relawan untuk menangani korban dan pengungsi gempa Aceh. Relawan yang saat dibutuhkan saat ini adalah ‎relawan berkeahlian khusus.

"Terutama relawan untuk trauma healing, dan penanganan kelompok rentan sepert ibu hamil, Lansia‎, serta untuk dapur umum masih kurang," kata Sutopo Purwo Nugroho, di Kantornya, Jalan Pramuka 38, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (10/12/2016).

Selain itu, untuk penanganan korban gempa, tim juga kekurangan dokter Orthopedi. Banyak korban gempa yang mengalami masalah tulang.

"Dokter Orthopedi kurang, sementara untuk relawan SAR (pencarian, penyelamatan, dan evakuasi) kita sudah cukup," katanya.

Menurut Sutopo hingga saat ini dokter Orthopedi yang sudah berdatangan dan menangani para korban diantaranya dari Pusat Penanggulangan Krisi Kesehatan (PPKK)‎ sebanyak dua orang, RSUD Bireun satu orang, dan RS Meurexa satu orang.

Sementara itu jumlah personel yang dturunkan dalam penanggulangan gempa Aceh saat ini berjumlah 3962 orang yang terdri dari Basarnas 113 orang, Kemenkes 6 orang, kemensos 2 orang, Polri 1500 orang, PMI 118 orang, Tagana 46 orang, TNI 1935 orang, BNPB dan BPBD 152 orang, serta Tim Pusat Krisis Kesehatan Aceh 6 orang.‎

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved