People

Tegakkan Hukum, Bekerja Secara Sistematis

"Itu sudah menjadikan semacam pola, dan kita tidak mau berbuat tindakan grasah-grusuh," katanya yang sebelumnya bertugas di Kejati Bangka Belitung....

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/ALFONS PARDOSI
Kajari Landak, Rahmad Purwanto. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Landak, Rahmad Purwanto mengatakan, dirinya yang baru saja bertugas di Landak akan sebaik mungkin melakukan penegakan hukum. Sebagaimana yang diarahkan pimpinan.

"Karena saya masih baru, tentu silahturahmi dan akan maping dulu. Kemudian melihat potensi yang ada di Landak, baik itu dikegiatan apa pun," ujarnya kepada wartawan di sela-sela peringati Hari Anti Korupsi se Dunia pada Jumat (9/12/2016).

Lanjutnya lagi, kemarin pihaknya juga sudah mengikuti dan anggota di Kejari Landak sudah ada yang masuk dalam tim saber pungli yang diamanatkan oleh Presiden.

"Setidaknya dalam penegakkan hukum dan sebagainya, kami tetap akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan," jelasnya.

Kemudian juga tentunya, kalau seandainya tidak bisa.

Langkah terkhir adalah tindakan represif.

"Itu sudah menjadikan semacam pola, dan kita tidak mau berbuat tindakan grasah-grusuh," katanya yang sebelumnya bertugas di Kejati Bangka Belitung ini.

Sehingga selalu semua itu tertata dari awal, manakala sesuatu kegiatan bisa selesaikan.

Selain itu di Kejaksaan juga ada Tim Pengawalan, Pengamanan, Pemerintahan, Pembangunan, dan Daerah (TP4D).

"Jadi kami sudah secara sistematis sebetulnya, kami sudah ada tim TP4D. Berikutnya ada tim-tim semacam pendidikan yang mana Jaksa selalu masuk ke sekolah-sekolah untuk penyuluhan," ungkapnya.

Diakuinya, semua itu adalah rangkaian kegiatan yang nantinya akan berujung tentang penegakkan hukum.

"Jadi penegakkan hukum adalah benteng terakhir, mana kala suatu kegiatan tidak bisa diperbaikin dan tidak bisa dihilangkan," jelasnya.

Itu adalah tanggungjawab kami untuk melakukan upaya represip upaya terakhir.

"Mudah-mudahan ke depan bangsa Indonesia bisa lebih bagus.

Bisa meminimalisir sikap-sikap koruptif, baik diaparat mau pun di masyarakat itu sendiri," pungkasnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved