Baru 42 Persen Masyarakat Landak Memiliki Toilet Standar

Kalau dengan adanya percetakan kloset ini, satu sak semen bisa membuat delapan kloset

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ALFONS PARDOSI
Demo pembuatan kloset oleh Dinkes Landak kepada masyarakat Desa Senakin pada Rabu (7/12/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Seksi (Kasi) Penyehatan Lingkungan Dinkes Landak, Suhandi, menerangkan bahwa sampai saat ini masih banyak masyarakat Landak yang belum memiliki WC atau toilet yang sudah standar kesehatan.

"Target kita tahun 2019 ini semua masyarakat sudah punya WC atau toilet standar. Karena saat ini baru 42 persen yang sudah punya WC yang memenuhi syarat, kalau WC yang darurat banyak," ujarnya saat melaksanakan Demo pembuatan kloset di Desa Senakin pada Rabu (7/12/2016).

Dijelaskannya, sehingga dengan adanya demo pembuatan kloset ini maka masyarakat bisa belajar membuat kloset dengan biaya murah namun kualitas juga bagus. "Kalau dengan adanya percetakan kloset ini, satu sak semen bisa membuat delapan kloset," kata Suhandi.

Selain itu pembuatannya juga mudah dan tidak perlu waktu lama. "Jadi kita dari Dinas Kesehatan sudah melatih kader-kader, dan saat untuk beberapa Desa seperti Saham, Caong, Sala Tiga, Pawis Hilir, Gombang, dan Senakin sudah bisa membuat kloset sendiri," bebernya.

Kemudian karena dana terbatas, Dinas Kesehatan Landak hanya menyediakan alat cetak kloset sebanyak 12 unit. "Secara bergantian alat cetak ini digunakan untuk 13 Kecamatan. Kalau material, masyarakat swadaya sendiri untuk pembuatan kloset," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved