Mandiri Edukasi Tips Aman Bertransaksi Lewat Layar ATM

Dengan ditutupi dengan tangan kamera tidak dapat mengambil gambar saat nasabah memasukkan nomor PIN

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Sebagai langkah melakukan edukasi, Mandiri selain menayangkan iklan juga menayangkan tips aman bertransaksi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Area Head Bank Mandiri, Ahadi Subri mengatakan sebagai edukasi kepada nasabah, Mandiri juga melakukan settingan di sistem untuk mengingatkan nasabah menggganti pin secara periodik. Ahadi mengatakan untuk pemberitahuan penggantian pin melalui layar mesin ATM (program) penerapannya bergantian dengan layanan iklan produk Mandiri.

"Jadi kami juga lakukan pemprograman untuk mengingatkan nasabah melalui sistem yang ada. Tidak hanya tips aman ber transaksi ada juga iklan produk seperti SMS banking, internet banking, update data penabung di cabang terdekat. Program dimaksud sekitar 120 detik bergantian ditayangkan, kalau tidak digunakan transaksi. Semua mesin ATM Mandiri menayangkan program tersebut,"ujar Ahadi pada Rabu, (7/12/2016).

Menyadari aksi skimming bisa terjadi pada semua bank Mandiri kata Ahadi juga gencar melakukan edukasi selain melalui layar monitor ATM, juga media massa, SMS Blast, email messaging, akun media sosial resmi. Semua dilakukan Mandiri dalam rangka meningkatkan awareness nasabah dan memastikan nasabah senantiasa berhati-hati dalam memanfaatkan kartu debit dan ketika bertransaksi melalui mesin ATM Mandiri.

Nasabah juga diminta selalu menjaga kerahasiaan PIN serta merubah PIN secara berkala dan menghubungi call Mandiri di 14000 apabila ada memerlukan informasi. Untuk menjaga agar tidak menjadi korban kejahatan teknologi di ATM nasabah juga dapat melakukan langkah praktis dengan memeriksa lubang tempat memasukkan kartu ATM, untuk memastikan tidak adanya
skimmer yang ditempelkan pelaku.

"Langkah sederhana tutupi angka saat memasukkan nomor PIN dengan tangan. Karena untuk mendapatkan nomor PIN nasabah, kamera pengintai biasanya bisa saja ditempatkan ditempat yang mungkin tidak disadari keberadaannya. Dengan ditutupi dengan tangan kamera tidak dapat mengambil gambar saat nasabah memasukkan nomor PIN,"ujar Ahadi.

Ahadi mengatakan langkah lainnya buatlah PIN yang tidak mudah ditebak oleh orang lain. Hindari nomor PIN berupa tanggal lahir, tanggal pernikahan atau tanggal lahir pasangan karena mudah ditebak. "Untuk menghindari cybercrime hindari orang yang bermodus membantu dengan berpura-pura menanyakan nomor PIN dan data nasabah," ujar Ahadi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved