Dua Cewek ini Tindas Temannya Sampai Pingsan, Videonya Jadi Viral di Medsos

Parahnya, korban dijambak lalu tubuhnya diseret menggunakan rambutnya.Siksaan masih berlanjut sampai ia jatuh dan pingsan.

Editor: Mirna Tribun
Facebook/Cewex Cirebon
Potongan video mengerikan yang menunjukkan dua remaja putri sedang melakukan penindasan pada seorang temannya, yang diposting akun Fecebook Cewex Cirebon. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Aksi penindasan atau akrab disebut bullying sangat rentan menimpa anak-anak dan remaja.

Di sejumlah kasus, penindasan itu bahkan sampai menimbulkan luka fisik pada korbannya.

Baru-baru ini, beredar sebuah video mengerikan yang menunjukkan dua remaja putri sedang melakukan penindasan pada seorang temannya.

Video itu dibagikan akun Facebook Cewex Cirebon pada Minggu (4/12/2016).

Penindasan itu dilakukan di sebuah tempat yang cukup sepi.

Awalnya, dua remaja putri berambut panjang terlibat perdebatan dengan gadis yang mengenakan kaos warna merah muda.

Namun tak lama kemudian, dua gadis berambut panjang itu menyerang temannya.

Secara membabi buta ia memukul, menampar dan menendang tubuh remaja berambut pendek itu.

Entah karena apa, korban penindasan itu tak mencoba melawan ataupun melarikan diri.

Ia hanya pasrah menerima siksaan yang mendarat di tubuhnya.

Parahnya, korban dijambak lalu tubuhnya diseret menggunakan rambutnya.

Siksaan masih berlanjut sampai ia jatuh dan pingsan.

Seorang pria yang mengendarai sepeda motor yang sempat terlihat di kamera justru mendiamkan aksi tersebut.

Cewex Cirebon mengaku tak tahu secara pasti di mana video itu diambil. Namun, ia sangat miris dan khawatir dengan anaknya.

Berikut komentar sejumlah netizen yang tekah menyaksikan video itu.

Lina Liana: astaghfirullah say kok sampai segitunya. Satu lawan dua is really make angry with the girl.

Bundanya Bintang Raditya: sekarang banyak kejadian kaya gitu. Sok jago, sok paling cantik, sok kece, padahal mah.

Vivi Imuet: pengen ngajar yang dua itu, geram aku. Itu anak setan bener-bener.

DwiZazzuky: Generasi yang hancur, bagaimana negeri ini bisa maju.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved