Breaking News:

Sambas Wilayah Strategis, Danrem: Pembangunan Makodim Merupakan Kebutuhan

Kami sudah berkomunikasi dengan pimpinan 2017 dibangun, sebelumnya Kodim Singkawang mencover wilayah Sambas

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RAYMOND KARSUWADI
Simbolis - Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili mengerahkan aset berupa sebidang tanah kepada TNI melalui Danrem 121/Abw Brigjen TNI Widodo Iryansyah, di Aula Kantor Bupati Sambas, Senin (5/12/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymond Karsuwadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -  Korem 121/Abw menerima hibah sebidang tanah seluas 5 hektare dari Pemkab Sambas untuk pembangunan Makodim di Sambas, Senin (5/12/2016).

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Widodo Iryansyah mengatakan bahwa pembangunan Makodim di Sambas merupakan sebuah kebutuhan.

"Kenapa dibilang kebutuhan, karena Sambas ini merupakan wilayah yang strategis dilihat dari segi ekonomi, pariwisata dan keamanan, hampir semuanya berbatasan dengan negara tetangga, sehingga dibutuhkan keamanan, ini adalah tugas dan tanggung jawab angkatan darat untuk menjaga dan mengamankan wilayah perbatasan," ujarnya.

Sambas kedepannya akan terus berkembang seiring dengan perkembangan tersebut diperlukan rasa aman untuk mendukung laju perkeonomian di wilayah tersebut.

"Kita ketahui perkembangan sambas kedepan sangat luar biasa, dengan adanya nanti jalan paralel dan sintete, perekonomian semakin maju, terutama dari sajingan besar sampai ke temajuk itu yang kita harapkan," katanya.

Baca: Dandim Ngopi Bareng Bersama Anggota di Warkop Among

Danrem mengungkapkan bahwa pembangunan Makodim akan dimulai tahun depan, sebelumnya wilayah Kabupaten Sambas selama ini dicover oleh Makodim 1202 / Singkawang yang tentu kurang maksimal dimana cakupan wilayahnya cukup luas.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pimpinan 2017 dibangun, sebelumnya Kodim Singkawang mencover wilayah Sambas," ujarnya

Untuk penamaan saat ini masih belum ditentukan apakah menggunakan nomor register 12 seperti Kodim Singkawang, tetapi yang pasti tetap menggunakan Sambas.

"Di Kodim Sambas reg nomornya belum tahu, mau di lanjutkan 12 atau berapa, yang pasti belakangnya Sambas," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved