Ini Cara Deteksi Virus HIV/AIDS
Kalau jumlah virus semakin bertambah seiring menurunnya kekebalan tubuh maka akan masuk stadium AIDS atau sindrom penurunan kekebalan tubuh.
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bun, bagaimana sih ciri-ciri orang yang mengidap penyakit virus HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/ Infection and Acquired Immune Deficiency Syndrome).
081251405XXX
Hanya Bisa Diketahui Lewat Tes Darah
Para pembaca Tribun yang budiman. Orang dengan HIV positif atau ODHA tidak menunjukkan ciri-ciri yang mudah dikenali. Bisa gemuk, kurus tinggi dan langsing. Berkulit putih dan hitam. Bahkan cantik atau ganteng.
Seseorang dapat dipastikan positif atau negatif hanya bisa diketahui melalui tes darah. Itupun kalau baru terinfeksi biasanya ketika tes VCT hasilnya negatif karena masih dalam fase jendela tiga atau enam bulan setelah terinfeksi baru dapat dipastikan positif atau negatif.
Pembaca Tribun juga perlu mengetahui bahwa ketika masuk stadium HIV (1 dan 2) tidak akan nampak ciri-ciri fisik yang berbeda, namun sudah dapat menularkan.
Kalau jumlah virus semakin bertambah seiring menurunnya kekebalan tubuh maka akan masuk stadium AIDS atau sindrom penurunan kekebalan tubuh.
Sekumpulan gejala penyakit yang sudah nampak. Gejala yang tampak seperti BAB berbulan-bulan, flu berbulan-berbulan.
Sariawan parah, turun berat badan drastis, pada masa itu sudah masuk stadium AIDS atau stadium akhir dari infeksi virus HIV.
Cara penularan terjadi melalui hubungan seksual dengan orang positif HIV. Jarum suntik tidak steril khusus pengguna NAPZA suntik dan transfusi darah.
Sumber: Sekretaris KPA Kota Pontianak, Lusi Nuryanti
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sekretaris-penanggungjawab-program-kpa-pontianak-lusi-nurianti_20161201_224755.jpg)