Pekong Fa Kong Ti Dirusak
BREAKING NEWS: Terkait Perusakan Pekong Fa Kong Ti Kota Singkawang, Ini Kata Kesbangpol Kalbar
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalbar, Parbubu mengaku kaget dan baru mengetahui adanya insiden perusakan
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalbar, Parbubu mengaku kaget dan baru mengetahui adanya insiden perusakan tiang tempat pembakaran di Pekong Fa Kong Ti di Jalan Pangeran Diponegoro, Singkawang yang diduga terjadi pada Senin (21/11/2016) malam.
Baca: Pekong Fa Kong Ti Kota Singkawang Dirusak
"Jadi begitu ditanyakan ke Pak Wagub, Pak Wagub juga kaget, saya lebih kaget, ini kejadiannya kok belum ketahuan, saya belum conect. Tapi maklumlah karena kesibukan-kesibukanlah," ungkapnya usai mendampingi Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya membuka Rakor FKUB Kalbar tahun 2016, yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh lintas etnis, tokoh agama serta tokoh pemuda di ruang Rafflesia Grand Balroom II, lantai 9 Hotel Orchardz, Jalan Gajahmada, Pontianak, Selasa (22/11/2016).
Baca: Penjaga Pekong Mengaku Kenal Pelaku Perusakan
Namun dipastikan Parbubu, jika Kesbangpol Kalbar, selalu memantau situasi selama 24 jam. Karena di Kesbangpol juga ada yang menjalankan fungsi intelijen.
"Jadi ada teman-teman memantau situasi di Kalimantan Barat, khususnya di daerah Pilkada, Landak dan Singkawang. Ini situasinya kami monitor 24 jam, dan kami bekerjasama dengan aparat intelijen lainnya, seperti BIN, Kodam, Polda dan dari Kejaksaan, jadi kami kerjasama memantau situasi," tegasnya.
Lanjutnya, situasi saat ini di dua daerah tersebut memang diakuinya sedang dalam fokus pemantauan pihaknya, lantaran telah mulai memasuki masa kampanye.
"Apalagi sekarang ini kan situasi agak panas-panas ya, karena sudah mulai memasuki tahapan Pilkada. Sekarang kan tahapan kita sudah pada masa kampanye, ini suhu politik kan mulai panas, oleh karena itu kami memantau situasi ini 24 jam, kalau ada apa-apa kami cepat melapor ke pimpinan," jelas Parbubu.
Terkait insiden perusakan tiang tempat pembakaran di Pekong Fa Kong Ti di Jalan Pangeran Diponegoro, Singkawang. Parbubu mengakui pihaknya memang belum mengetahui dan belum mendapatkan laporan atas kejadian tersebut.
"Tapi yang tadi malam di Singkawang itu betul-betul saya juga belum tahu. Nanti saya mau tanya teman-teman yang monitor situasi, biasanya kalau teman-teman ndak menyampaikan itu, biasanya ndak terlalu bermasalah, itu biasalah, ndak usah dibesar-besarkan katanya," ujarnya.
Menurut Parbubu pihaknya hanya mengikuti perkembangan situasi, sementara langkah selanjutnya merupakan ranah pihak keamanan.
"Itu nanti wewenang aparat keamanan, kami hanya mengikuti perkembangan situasi. Untuk antisipasi dan lainnya itu nanti ada petugasnya," sambungnya.