Penemuan Mayat

BREAKING NEWS: Almarhum Sudah Empat Hari Tak ke Kantor

Kepada wartawan, Dedi membenarkan bahwa jasad yang ditemukan tak bernyawa tersebut adalah anggotanya.

BREAKING NEWS: Almarhum Sudah Empat Hari Tak ke Kantor
TRIBUNPONTIANAK/TITO RAMADHANI
Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono usai melihat langsung kondisi Bripka Mujahidin, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (16/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono tampak terlihat berada di lokasi.

Kepada wartawan, Dedi membenarkan bahwa jasad yang ditemukan tak bernyawa tersebut adalah anggotanya.

Baca: BREAKING NEWS: Almarhum Bripka Mujahidin Derita Penyakit Komplikasi

"Benar anggota Polres Mempawah, Bripka Mujahidin. Jabatannya Kanit Provos di Polsek Segedong. Sudah empat hari ini tidak ke kantor, kami tidak tahu," ungkapnya.

Baca: BREAKING NEWS: Gempar, Mayat Polisi Ditemukan di Komplek Bhayangkara Permai

AKBP Dedi mengungkapkan, selama empat hari tersebut almarhum sama sekali tidak ada kabar berita.

Pihaknya sudah berupaya mencari kabar kondisi Bripka Mujahidin, namun juga tak mendapatkan kabar kondisinya.

Hingga kemudian pihaknya mendapatkan informasi duka tersebut dari warga setempat.

"Dari warga, kebetulan di sini banyak anggota Polri yang memberitahukan bahwa almarhum sudah meninggal di dalam rumah," jelasnya.

Keseharian Bripka Mujahidin, menurut Kapolres sangat baik dengan siapa pun. Kapolres juga membenarkan jika bawahannya tersebut diketahui menderita sejumlah penyakit.

"Kesehariannya baik, bagus, tapi dia memang sudah ada sakit komplekasi, dakit diabetes, liver, banyak sakitnya," terangnya.

Dedi menuturkan, almarhum Mujahidin memang tinggal sendirian di rumahnya tersebut.

Setiap harinya ia pergi menuju tempat tugasnya di Polsek Segedong dan kembali pulang di rumahnya tersebut.

"Dia tinggal sendiri, tidak dengan keluarga. Karena keluarganya masih ada kegiatan lain," ucap Dedi.

Ditegaskannya, untuk kepastian penyebab meninggalnya Bripka Mujahidin, Kapolres mengatakan akan menunggu hasil autopsi, yang akan dilaksanakan sebelum jenazah dimakamkan.

"Penyebab pastinya, setelah ini akan kami lakukan autopsi dahulu ke Biddokes RS Bhayangkara Polda Kalbar," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved