Ledakan Bom di Gereja Samarinda

Pastor Samri: Setiap Orang Punya Potensi Berbuat Jahat, Apa Pun Agamanya

Karena setiap orang punya potensi untuk berbuat jahat, apa pun agamanya.

Pastor Samri: Setiap Orang Punya Potensi Berbuat Jahat, Apa Pun Agamanya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Ketua FKUB Landak, Pastor Samri 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Landak Pastor Samri, menghimbau agar kejadian bom yang terjadi di Gereja Oikumene Samarinda tidak ada saling tuduh menuduh satu dengan yang lainnya.

"Pertama kita memang tidak usah menaruh curiga kepada orang lain atas kejadian ini, apa lagi langsung menuduh kelompok tertentu. Karena setiap orang punya potensi untuk berbuat jahat, apa pun agamanya," ujar Pastor Samri, Senin (14/11/2016).

Dikatakan Pastor, karena perbuatan jahat itu bisa saja dipengaruhi oleh orang lain atau faktor ekonomi.

"Saya selaku Ketua FKUB secara pribadi hanya bisa katakan kita harus tetap waspada," harapnya.

Lanjutnya lagi, selain itu juga kalau ada pertemuan-pertemuan umum di gereja atau masjid. Boleh saja dan bebas menaruh curiga, yakni kepada orang lain yang tidak kita kenal.

Seperti penampilannya yang lain, atau membawa tas besar otomatis.

"Itu wujud kongkrit kewasapadaan kita itu. Bekelanjutan kita harus waspada, karena saya pikir tidak hanya kelompok tertentu yang mau melakukan itu, tapi siapa saja bisa potensi," terangnya.

Namun pada intinya Pastor menegaskan tidak boleh langsung tuduh orang.

"Jadi sekarang kita hanya fokus berbuat baik kepada setiap orang, siapapun dia dan dari agama pun dia," pintanya.

Maka dari itu untuk masyarakat Landak jangan cepat menuduh orang, namun harus tetap waspada. Karena setiap orang punya potensi untuk berbuat jahat, sebab manusia itu berpikir.

"Saya harapkan kita harus tetap menjaga keharmonisasi, harus tetap terjaga seperti nenek moyang orang dayak kita dulu. Mengharmonisasi alam lingkungan dan harmonisasi kepada sesama umat manusia," tutupnya.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved