Ledakan Bom di Gereja Samarinda

Matakin Kalbar: Pengeboman Tempat Ibadah Perbuatan Tak Manusiawi

“Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan hal ini dapat merusak kerukunan hidup beragama yang telah terjaga dengan baik selama ini,” imbuhnya.

Matakin Kalbar: Pengeboman Tempat Ibadah Perbuatan Tak Manusiawi
tribunkaltim.co/siti zubaidah
Keluarga dari empat anak yang menjadi korban akibat ledakan bom di halaman parkir Gereja Oikumene di RS IA Muis, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Kalbar, Sutadi  menyayangkan dan turut prihatin dengan telah terjadinya pengeboman pada rumah ibadah di Samarinda.

Baca: Intan Olivia Bocah Dua Tahun Korban Ledakan Bom Samarinda Meninggal

“Apapun motif ataupun alasannya, tindak perbuatan itu sangat tidak manusiawi dan tidak dapat ditolerir,” katanya kepada Tribun, Senin (14/11/2016).

Baca: Nama-Nama Empat Anak Yang Jadi Korban Ledakan Di Depan Gereja Samarinda

Apalagi, lanjut Sutadi, akibat bom tersebut telah menimbulkan korban. Demikian juga dengan pelemparan bom molotov yang baru terjadi pada satu rumah ibadah di Kota Singkawang.

Baca: Terduga Pelaku Pemboman Gereja Samarinda Diamankan, Ternyata Domisili Bogor

Walaupun belum menimbulkan korban, namun perbuatan tersebut sangat meresahkan umat yang akan melakukan ibadah. Oleh karena itu pemerintah dan aparat keamanan sangat diharapkan untuk menindak tegas pelakunya.

“Dengan harapan pelakunya bisa jera dan tidak mengulangi perbuatan yang sangat tidak terpuji itu,” tutur Sutadi.

Sutadi mengajak para tokoh agama untuk memberikan pencerahan dan pemahaman kepada umatnya masing-masing untuk menahan diri dan tidak terlalu mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan hal ini dapat merusak kerukunan hidup beragama yang telah terjaga dengan baik selama ini,” imbuhnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved