Diantaranya Bahas RUU Larangan Minuman Beralkohol, PPP Gelar Munas Alim Ulama di Jakarta

Munas Alim Ulama akan dihadiri 1.500 peserta, yang terdiri dari para pengurus PP, ulama, habib, pimpinan pondok pesantren, ustaz dan ustazah....

TRIBUNFILE/IST
minuman keras 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) Provinsi Kalimantan Barat, Retno Pramudya menyatakan PPP menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Rapat Pimpinan Nasional I, di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta pada 13-14 November 2016.

Baca: Benarkah Tak Boleh Pakai Wangi-wangian Beralkohol Saat Salat?

"Munas Alim Ulama akan dihadiri 1.500 peserta, yang terdiri dari para pengurus PP, ulama, habib, pimpinan pondok pesantren, ustaz dan ustazah, aktivis Islam dari seluruh Indonesia," ujar Retno kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (13/11/2016).

Baca: Pengonsumsi Alkohol Lebih Sering Alami Patah Tulang

Alim ulama yang diutus dari Provinsi Kalbar yaitu, Ustaz H Miftah dan Ustaz H Anas Al Ayyubi.

"Munas Alim Ulama biasanya digelar minimal sekali dalam setiap kepengurusan," jelasnya.

Acara tersebut kata Retno, akan membicarakan berbagai persoalan bangsa serta solusinya. Dan akan dikemas dalam tiga tema utama.

"Ada tiga tema utama. Pertama, kenegaraan dan kepemimpinan nasional. Kedua, terkait keadilan sosial. Ketiga, keagamaan dan kemaslahatan masyarakat," ucapnya.

Selain itu, para alim ulama juga akan membahas masukan-masukan untuk sejumlah Rancangan Undang-Undang.

Terutama RUU Larangan Minuman Beralkohol, RUU Pendidikan Keagamaan, RUU Anti LGBT dan RUU KUHP.

"Masukan dari para alim ulama, akan diperjuangkan oleh Fraksi PPP dalam pembahasan RUU tersebut," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved