Kecelakaan Tragis di Tapang Pulau Renggut Jiwa Pelajar SMA
Korban mengalami luka parah dan patah pada tangan kanan, dan patah kaki kiri.
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Marlen Sitinjak
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pelajar SMA bernama Frenatio Dody Saputra (16) meninggal dunia usai mengalami kecelakaan hebat, Kamis (10/11/2016) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban yang merupakan warga SP 5 Melanjan, Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir, tewas di tempat setelah bersenggolan dengan truk dari arah berlawanan, tepatnya di Jalan Simpi Madya, Kecamatan Belitang Hilir.
Kanit Laka Satlantas Polres Sekadau, Bripka Winarto mengatakan, saat kecelakaan cuaca sedang hujan.
"Siswa yang menjadi korban ini hendak pulang ke rumahnya dari sekolah. Dalam perjalan, motornya menyenggol bagian belakang truk hingga ia terpental, saat itu memang sedang hujan," ujarnya, Jumat (11/11/2016).
Baca: Kecelakaan Mengerikan di Wajok Tersebar di Media Sosial, Tonton Videonya
Sepeda motor Honda Revo yang dikendarai korban tanpa nomor polisi, sedangkan truk pelat nomor KB 9872 V yang dikemudikan Ahmad Putu Wijaya (51), warga Desa Tapang Pulau, Kecamatan Belitang Hilir.
Korban mengalami luka parah dan patah pada tangan kanan, dan patah kaki kiri.

Kondisi Truk
"Korban melaju dari arah Jalan Sungai Ayak menuju Belitang di jalan menikung ke kiri. Sepeda motor terjatuh ke kanan jalan dan dari arah berlawanan melaju truk, sehingga sepeda motor menabrak sisi kanan mengenai ban belakang kanan. Benturan ini mengakibatkan truk rusak selongsong, dan pengendara motor terpental hingga meninggal dunia," kata Kanit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/korban_20161111_164746.jpg)
