Sekadau Waspada DBD
Supaya masyarakat mengerti apa yang harus dilakukan supaya anggota keluarganya terhindar dari penyakit DBD.
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kepala Puskesmas Selalong Frans Undun mengajak semua harus waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengoue (DBD) yang dapat menyerang kapan saja, terutama saat musim penghujan.
Pusat kesehatan harus melakukan edukasi kepada masyarakat supaya semakin giat dalam melakukan Pemberantasan Sarang nyamuk dengan melakukan 4M Plus yaitu Menguras, Menutup, mengubur dan Memantau Jentik serta menaburkan Abate Plus menggunakan Kelambu saat tidur.
“Dinas kesehatan meminta kami di Puskesmas sebagai pemberi pelayanan terdepan di masyarakat untuk mengimbau dan memberi penyuluhan pada masyarakat sedini mungkin. Supaya masyarakat mengerti apa yang harus dilakukan supaya anggota keluarganya terhindar dari penyakit DBD,” ujar Frans.
Kepedulian serta kemandirian masyarakat menurut Frans sangat diharapkan juga untuk menjaga dan melindungi keluarga dan lingkungannya dari penyakit. Satu diantaranya dengan melaksanakan gotong-royong untuk bekerja bhakti membersihkan lingkungan.
“Di Puskesmas ada petugas Kesehatan Lingkungan yang senantiasa aktif memantau keadaan sanitasi masyarakat, ada penanggungjawab program DBD yang sudah memahami dan mengerti bagaimana tatalaksana apabila terjadi kasus DBD di wilayah kerjanya,” ungkap Frans.
Ia melanjutkan, tinggal bagaimana Puskesmas menggalang kerjasama dengan masyarakat melalui kader untuk memantau kepadatan jentik nyamuk yang apabila tingkat kepadatannya tinggi berarti berpotensi mengakibatkan kasus penyakit DBD.