Alasan Duta Bahasa Nasional 2016 Lebih Memilih Belanja di Pasar Tradisional

Menurut saya, satu dari esensi berbelanja di pasar tradisional adalah dapat membantu kelangsungan usaha-usaha kecil

Penulis: Ishak | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Duta Bahasa Nasional 2016, Maya Andzela saat bertandang ke negeri matahari terbit, Jepang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Selera seseorang berperan besar dalam berbelanja. Sebagian kalangan, memilih berbelanja di pasar modern dengan segala atribut kenyamanannya.

Sebagian lagi, memilih berbelanja di pasar tradisional dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Begitu pula adanya bagi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Universitas Tanjung Pura (Untan) 2016, Maya Andzela.

Gadis kelahiran Ketapang, 18 desember 1995 dari pasangan Zuskawie Azie dan Maria ini mengamini hal tersebut.

"Selera orang tentunya berbeda-beda," ujarnya, Senin (07/11/2016).

Pasar modern, menurutnya menawarkan kemudahan dalam mencari barang-barang yang dibutuhkan. Sebab telah dikategorikan dalam rak-rak tertentu.

Selain itu, tak jarang pula produk yang ditawarkan di pasar modern berkualitas lebih baik.

"Tapi jadinya juga harus merogoh kocek lebih dalam," nilai dara yang juga  Duta Bahasa Nasional 2016 ini.

Namun, dengan pertimbangan demi membantu tumbuh kembangnya usaha kecil, dara yang juga penerima Beasiswa Bank Indonesia (BI) ini mengaku lebih memprioritaskan berbelanja di pasar tradisional.

"Menurut saya, satu dari esensi berbelanja di pasar tradisional adalah dapat membantu kelangsungan  usaha-usaha kecil," tukasnya.

Pasar tradisional, dinilainya juga punya kelebihan lain, yakni harga yang ditawarkan cenderung lebih murah. "Dapat ditawar pula," tambahnya.  

Barang-barang makanan yang dijual di pasar tradisional pun, biasanya lebih segar. Sehingga lebih sehat untuk dikonsumsi.

"Namun yang pasti, di manapun belanjanya, sesuaikan saja dengan dana yang dipunya, serta tentunya kebutuhan yang diperlukan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved