Pendaftar Prajurit TNI AU Tiap Tahun Meningkat
Hal ini menunjukkan animo masyarakat untuk menjadi prajurit TNI AU cukup tinggi
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Sebanyak 32 calon Prajurit Tamtama TNI AU, mengikuti sidang Pantukhir, Kamis (3/11/2016) kemarin. Sebelum mengikuti sidang Pantukhir, mereka sekitar satu setengah bulan mengikuti berbagai rangkaian test di Lanud Supadio meliputi pemeriksaan administrasi, test kesehatan, kesemaptaan jasmani, mental ideologi serta test lainnya.
Pelaksanaan Pantukhirda (Panitia panentuan akhir daerah) bagi para calon siswa Tamtama, dipimpin Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo, S. IP. bersama para pejabat Lanud Supadio lainnya, Kadisops, Kadispers, Dansatpomau, KaIntelpam, Karumkit, Kasi Binjas dan panitia pendukung lainnya di Gedung Graha Teddy Kustari.
Danlanud Supadio mengatakan setiap tahun jumlah peminat masyarakat Pontianak dan sekitarnya baik pria maupun wanita untuk mendaftarkan diri menjadi calon prajurit TNI AU semakin meningkat.
"Hal ini menunjukkan animo masyarakat untuk menjadi prajurit TNI AU cukup tinggi. Terbukti ditahun ini, pemuda yang mendaftarkan diri menjadi calon Tamtama di Lanud Supadio juga meningkat yaitu sebanyak 142 orang dan yang mengikuti sidang Pantukhirda sebanyak 32 orang," ungkap Komandan Lanud Supadio, Jumat (4/11/2016).
Baca: TNI AU Buka Pendaftaran Calon Tamtama Tanpa Biaya
Dalam sidang Pantukhir ini Danlanud Supadio berpesan kepada panitia agar benar-benar memilih calon siswa Tamtama yang sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
"Jangan ada kecurangan-kecurangan yang terjadi didalam penentuan akhir ini karena calon siswa yang selanjutnya akan dikirim ke Lanud Adisoemarmo untuk mengikuti test tingkat pusat dan membawa nama baik daerah Pontianak," imbaunya.
Minggit menjelaskan para calon Tamtama PK TNI AU ini, akan mengikuti pendidikan dasar selama 6 (enam) bulan, mereka akan dididik dan dilatih tentang dasar-dasar kemiliteran dan pengetahuan dasar militer oleh para pelatih dan guru militer, agar mereka menjadi prajurit yang tangguh dan trengginas.
"Sehingga kedepan yang bersangkutan dapat melaksanakan tugas-tugas yang diberikan sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/periksa-tamtama_20161104_105236.jpg)