Kejari Pontianak Musnahkan Barang Sitaan, Warga Enggan Beranjak Dari TPA Batu Layang

Imbauan yang disampaikan personel Binmas melalui pengeras suara mobil patroli Polsek Pontianak Utara pun tak membuat warga beranjak pergi.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Warga setempat masih tampak belum beranjak dari lokasi pemusnahan sejumlah barang bukti pangan tanpa izin edar, produk sediaan farmasi tanpa izin edar dan alat-alat navigasi yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Jalan Kebangkitan Nasional, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (3/11/2016) malam.

Sejumlah personel kepolisian dari Polsek Pontianak Utara, Polresta Pontianak dan Kejari Pontianak tampak memberikan penjagaan ketat, agar warga tak mendekat dan menghambat proses pemusnahan barang-barang yang sudah kedaluarsa tersebut.

Imbauan yang disampaikan personel Binmas melalui pengeras suara mobil patroli Polsek Pontianak Utara pun tak membuat warga beranjak pergi.

Sebagian malah semakin mendekat di sekitar lokasi dikuburkannya barang-barang musnahan.

Terlebih, saat mobil truk terakhir yang mengangkut sejumlah produk sediaan farmasi seperti kosmetik dan obat-obatan, serta minuman beralkohol berbagai merek tiba.

Membuat warga masih juga belum beranjak dari lokasi.

Sebagian malah tampak menggunakan boot dan membawa senter. Adapula yang membekali diri dengan membawa gancu.

Padahal, seluruh produk maupun kemasan produk yang dimusnahkan, terlebih dahulu sudah dirusak. Seperti karung gula, atau botol-botol minuman.

Kondisi lokasi yang kurang penerangan, tampaknya tak membuat pertugas lengah. Sebagian terlihat terus berjaga dan adapula yang memantau warga yang datang dan pergi silih berganti.

Hingga proses selesai, suasana tampak lancar dan kondusif.

Simak selengkapnya dalam video di atas.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved