IHSG Ditutup Menguat 12,27 Poin

Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri mengatakan sentimen rilisnya kinerja keuangan beberapa Emiten dikuartal Q3 masih menjadi....

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup pada zona hijau dengan penguatan 12,27 poin sebesar 0,23% dilevel 5422 setelah sempat bergerak cenderung mixed pada perdagangan diawal pekan ini.

Baca: Harga Saham Apple Tersungkur

Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri mengatakan sentimen rilisnya kinerja keuangan beberapa Emiten dikuartal Q3 masih menjadi faktor utama.

Meskipun demikian investor asing terlihat cenderung berhati-hati terhadap kemungkinan faktor eksternal dengan kembali melakukan aksi jual bersih sebesar Rp 148,72 miliar.

Sehingga total capital out flow yang terjadi kian menebal pada bulan Oktober ini sebesar Rp -2,2 triliun.

Mayoritas bursa Asia ditutup cenderung mengalami tekanan.

Saham produsen energy jatuh seiring produsen minyak mentah terbesar di dunia gagal menyepakati pemangkasan produksi pada pertemuan di Wina.

Harga minyak pun merosot keposisi terendah dalam satu bulan.

Data industrial productions di Jepang turun dibawah ekspektasi menjadi salah satu faktor penekan bursa di Jepang pada perdagangan hari ini.

Bursa Eropa dibuka gap down dengan tekanan aksi jual yang cukup deras.

Rata-rata perusahaan produsen energy mengelami koreksi merefleksikan kemungkinan gagalnya upaya OPEC memangkas produksi minyak setelah produsen terbesar didunia gagal menyepakati perjanjian.

Berkontraksinya data penjualan ritel dimana rilis lebih buruk dari periode sebelumnya -1,4% vs -0,3% diperiode sebelumnya.

Aksi tunggu terhadap data GDP di Zona Eropa pun menjadi alasan investor untuk berhati-hati menyambut awal bulan November.

Sentimen selanjutnya diawal bulan November diantaranya Indeks NBS Manufacturing PMI di China, Pertemuan BoJ membahas mengenai kebijakan moneter dan Data penjualan kendaraan di Jepang, Malamnya Investor akan menfokuskan diri pada hasil pemeriksaan FBI pada Hillary Clinton dan Data Kinerja Manufaktur di AS.

Pergerakan IHSG secara teknikal kembali terkonsolidasi positif pasalnya penguatan terjadi pada hari ini yang membentuk pola rebound di support pergerakan rata-rata harian (MA25 dan MA7).

Indikator Stochastic yang sebelumnya crosing positif pun kembali menguat meskipun flat momentum masih memanjang diarea middle oscillator indikator RSI.

"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan mixed mencoba menguat dengan range pergerakan 5406-5445. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ASII, ASRI, BBCA, BMTR, INCO, LPKR, SSIA, ADHI, PTPP,"ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved