BNNP Kalbar: Peredaran Narkoba Paling Banyak di Perbatasan Entikong

"Yang besar itu, justru yang di Entikong, yang jumlahnya ber Kilogram-kilogram," jelasnya.

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/shutterstock
Ilustrasi narkoba 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat, Brigjen Nasrullah mengatakan secara umum di wilayah peredaran narkoba dari perbatasan baik dari Aruk, Jagoi Babang, Entikong dan Nanga Badau.

Baca: Polisi Tangkap Tersangka Narkoba Depan SPBU Jalan Raya Sekadau-Sintang

"Justru yang paling banyak yang memang ada pos di batas seperti Entikong," jelasnya.

Baca: Ngeri, Pasutri Ini Menjadi Pembunuh Dan Sudah Bantai 800 Pengedar Narkoba

Terlebih yang banyak terungkap sementara Pontianak, Sanggau, Ketapang, Singkawang.

Namun kasus ada barang bukti ada sedikit tetapi ada juga yang besar.

"Yang besar itu, justru yang di Entikong, yang jumlahnya ber Kilogram-kilogram," jelasnya.

Lantas dikatakannya pengungkapan peredaran narkoba juga penting dari peran dan kerjasama dengan aparat kepolisian.

"Kalau petugas apatis susah didapat, tetapi kalau aktif maka banyak didapat,"ujarnya.

Ia mengatakan yang menjadi target dari penangkapan-penangkapan pelaku dan tersangka narkoba adalah bandar-bandar yang menjadi pemain utama dibalik jaringan narkoba.

"Sebenarnya kita berharap ada bandar-bandar besar ini kita dapatkan,"ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved