PON XIX Adalah Pertama dan Terakhir untuk Atlet Kayong Utara ini

Tidak perlu waktu lama bagi pria kelahiran Ketapang 28 Februari 1984 ini untuk menunjukan kualitasnya di PON XIX 2016 di Jawa Barat.

Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD FAUZI
Febry Winarto sedang menghadapi atlet tarung drajat asal Sulawesi selatan per delapan final. (Istimewa) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Tidak perlu waktu lama bagi pria kelahiran Ketapang 28 Februari 1984 ini untuk menunjukan kualitasnya di PON XIX 2016 di Jawa Barat.

Padahal diakui Febry Winarto, ini pertama kali dirinya mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) di cabang Tarung Derajat.

Namun karena keterbatasan usia yang sudah memasuki 32 tahun, tentunya di PON tahun berikutnya dirinya tidak dapat lagi berpartisipasi, karena untuk cabang olahraga Tarung Drajat, batas umur maksimal ialah 33 tahun.

“PON di Jawa Barat , menjadi pertandingan saya yang pertama dan terakhir. Itu karena mengingat umur saya, karena kalau di Tarung Derajat ini dibatasi maksimal umur 33 tahun, sedangkna saya saat ini sudah 32 tahun. Jadi ini merupakan pertandingan pertama dan terakhir mengikuti pertandingan di PON,” terang Febry Winarto yang juga merupakan PNS di Kabupaten Kayong Utara ini.

Dirinya yang mewakili Kalimantan Barat di Pekan Olahraga Nasional (PON) mengaku bangga bisa memberikan perunggu untuk Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Kayong Utara.

Ia berharap kedepan pencapaiannya ini dapat memberikan motivasi bagi putra daerah lainnya, khususnnya di cabang Tarung Derajat.



Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved