Pengidap HIV Masih Bisa Punya Anak
Pada saat melahirkan bayi tersebut diharuskan mengkonsumsi juga ARV, sebagai upaya pencegahan terhadap Virus HIV dari ibunya yang...
Penulis: Zulfikri | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymond Karsuwadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Dokter PDP Klinik Mawar, dr Ranti Waluyan menjelaskan bahwa seorang Odha baik perempuan maupun laki laki pengidap HIV masih bisa memiliki keturunan.
"Wanita pengidap HIV masih bisa memiliki keturunan dengan status Negativ, asalkan dia mengikuti terapi ART dan rutin meminum obat ARV," katanya.
Lanjutnya dr Ranti juga mengatakan bahwa sperma dari Odha tentunya masih mengandung virus HIV akan tetapi non- reaktif karena virus tersebut ditekan dengan mengkonsumsi obat ARV.
"Di dalam Sperma tentunya masih terdapat virus HIV, tetapi non reaktif karena ditekan dengan obat ARV," ungkapnya.
dr Ranti juga mengatakan pada saat persalinan nantinya bayi yang lahir tersebut juga diharuskan mengkonsumsi ARV dengan batas waktu 24 jam setelah dilahirkan.
"Pada saat melahirkan bayi tersebut diharuskan mengkonsumsi juga ARV, sebagai upaya pencegahan terhadap Virus HIV dari ibunya yang mengidap HIV," katanya.
dr Ranti menjelaskan untuk mengetahui seseorang mengidap HIV tidak dilihat dari luar tetapi harus malakukan test pada sample darahnya.
Untuk berhubungan suami istri baik si ibu maupun ayah ingin berhubungan tetap bisa dilakukan secara konvensional tetapi alangkah lebih baiknya menggunakan kondom sebagai tindakan preventif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dokter-klinik-pdp_20161017_183819.jpg)