Festival Seni Budaya Melayu XI Kalbar
Arnadi: FSBM Kalbar Merupakan Upaya Lestarikan Budaya
Sehingga adanya event FSBM ini masyarakat, terutama generasi muda bisa mengenal dan kemudian menjaga identitasnya.
Penulis: Nasaruddin | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/LEO PRIMA
Bermain- Pengunjung bermain dan berswafoto (selfie) di dekat replika kapal lancang kuning, di Stadion Kridasana Singkawang, Minggu (16/10/2016).
Festival Seni Budaya Melayu Kalbar akan dibuka distadion ini, Senin (17/10/2016) malam.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Tokoh masyarakat Singkawang, Arnadi Arkan menyambut positif pelaksanaan FSBM Kalbar di Singkawang. Menurutnya FSBM merupakan upaya melestarikan budaya.
"FSBM itukan bukan mengangkat tapi melestarikan budaya yang menjadi khazanah puak Melayu. Bukan hanya pamer, tapi sebuah bentuk pengenalan, jadi identitas," kata ketua MUI Singkawang ini.
Arnadi mengatakan, ketika khazanah tidak dilestarikan maka akan kehilangan identitas. Sehingga adanya event FSBM ini masyarakat, terutama generasi muda bisa mengenal dan kemudian menjaga identitasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bermain_20161016_163729.jpg)