Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Desa Kapur Heboh di Media Sosial
Akun Echo Ishenk mengupload 4 foto, 6 jam lalu menggambarkan kerusakan jalan tergenang air serta pohon yang sedang ditanam warga.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Sejumlah akun media sosial Facebook menguplod foto kegiatan warga menanam pohon pisang di Jalan Desa Kapur menjadi viral di media sosial.
Sebab, ada tulisan jika istri susah lahir, lewat jalan Desa Kapur cepat lahir. Sejak terpantau Tribunpontianak.co.id, Minggu (16/10/2016) pukul 20.00 WIB.
Diantaranya dari akun Suharto Chanzul mengupload dua foto kegiatan warga sedang menanam pohon pisang sebanyak 2 foto 10jam yang lalu disertai tulisan warga desa kapur menanam pisang di jalan menuntut pembangunan jalan desa kapur, kepada pemkab kubu raya. dari akun ini telah mendapat 60 komentar dan dibagikan 2 kali.
Begitu juga dengan akun, Adi Giuliano mengupload 1 foto 3 jam lalu, menyertakan pula tulisan isinya menyerukan membawa istrinya yang sedang hamil melintas jalan desa kapur supaya bisa melahirkan. dari akun ink mendapat 20 komentar.
Akun Echo Ishenk mengupload 4 foto, 6 jam lalu menggambarkan kerusakan jalan tergenang air serta pohon yang sedang ditanam warga. ia menyertai tulisan "haruskah ada korban jiwa baru jalan ini diperbaiki.
Beragam tanggapan dari sejumlah akun yang mengupload foto-foto kegiatan penanaman pohon pisang di Jalan Desa Kapur. Komentar pedas datang dari Akun Miqdat Adt mengomentari upload foto dari akun Echo Ishenk. "Para pemimpinnya tak bisa lihat. tak bisa dengar...juga tak punya hati mana bisa cepat," tulisnya.
Sementara akun Atikah mengomentari juga. "Jalan kite bisa tanam padi tu... "kan sekarang ladang" abes buat perumahan," komentarnya.
sementara dari akun Neti Irawati mengomentari kalau jalan yang diperbaiki hanya jaln yang dilalui bupati. "Yang perlu dibetulkan cuma jalan yang dilaui bupati tiap hari," ungkapnya melalui komentarnya di Facebook.
Kefiatan warga ini sudah berlangsung selama dua hari. "orang tanam pisang ini sudah dua hri yang lalu. memang jalannya rusak parah," kata Dwi Setyanto yang setiap hari melintas di jalan desa kapur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/facebook_20161016_220930.jpg)