Berita Video
[VIDEO] Inilah Suasana Iringan Jenazah Hingga Proses Pemakaman Gusti Suryansyah
Zikir dan salawat mengiringi jenazah Gusti Suryansyah yang diiringi langsung oleh kerabat keraton dan keluarga dari kediaman langsung di Jalan....
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Zikir dan salawat mengiringi jenazah Gusti Suryansyah yang diiringi langsung oleh kerabat keraton dan keluarga dari kediaman langsung di Jalan Gusti Abdul Hamid menuju Masjid Jamiatul Khair Keraton Pulau Pedalaman Mempawah untuk selanjutnya dimakamkan di komplek Makam Raja - Raja Keraton Amantubillah Mempawah, Kelurahan Pedalaman Kecamatan Mempawah Timur, Sabtu (15/10/2016).
Prosesi pemakaman berlangsung khidmad dan lancar, meski sejak pagi tadi bumi Galaherang sempat diselimuti awan mendung.
Turut hadir orangtua, istri dan anak almarhum beserta berbagai elemen penting mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatannya yang terakhir.
Lantunan takziah seluruh jamaah yang mengantarkan dan menyertakan doa sekaligus penghormatan terakhir bercampur haru mengantarkan perjalanan proses pemakaman itu.
Setibanya dilingkungan pemakaman raja-raja Mempawah, salah seorang dari pihak keluarga besar memberikan sambutan. Sambutan sekaligus apresiasi kepada semua pihak yang turut hadir dalam prosesi pemakaman raja Landak, Gusti Suryansyah Iswarahamayana.
"Kami pihak keluarga besar dan tentunya kita semua sangat kehilangan atas berpulangnya raja, dosen, adik, kakak, suami atau saudara kita. Namun kita harus ikhlas dan sepantasnya membukakan pintu maaf dan mendoakan almarhum. Semoga almarhum ini mendapatkan tempat yang layak disisiNya," ujar tokoh Masyarakat Mempawah, Daeng Sarifudin.