Siswa Singkawang Ciptakan Aplikasi Ucu School
"Ini juga menunjukkan bahwa teknologi tidak selamanya memberi dampak negatif. Ada sisi positif yang bisa kita peroleh dan ini perlu terus ditingkatkan
Penulis: Nasaruddin | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak,Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Dewan Pendidikan Singkawang, Helmi Fauzi mengatakan, saat ini kita berada di era digital dan teknologi. Hal ini tentu menjadi tantangan, agar bisa memanfaatkan dan termanfaatkan dengan baik. Kehadiran aplikasi Uchu-School menunjukkan siswa kita sudah mampu menjawab tantangan itu.
"Ini juga menunjukkan bahwa teknologi tidak selamanya memberi dampak negatif. Ada sisi positif yang bisa kita peroleh dan ini perlu terus ditingkatkan," katanya.
Teknologi informasi sifatnya aplikabel. Jadi sepanjang bisa digunakan untuk hal positif dan menjawab kepentingan publik, kita di Dewan Pendidikan sangat mengapresiasi.
Pemkot Singkawang saat ini memang sudah memanfaatkan bis sekolah untuk antar jemput siswa. Apa yang menjadi kebutuhan publik, terakomodir. Sejauh ini tak ada problematika substantif yang terjadi. Semua berjalan sebagaimana mestinya.
"Hanya memang, belum sempurna. Tapi walaupun terbatas, kepentingan publik tidak terganggu. Kekurangan yang ada, secara perlahan kita penuhi. Perlengkapan yang belum lengkap kita lengkapi," katanya.
Seperti halte. Untuk memenuhi itu, sejatinya tidak hanya dari APBD. Pembangunan halte bisa dilakukan dengan berkolaborasi bersama pihak terkait.
Di Singkawang, ada perusahaan-perusahaan swasta dan BUMN yang CSRnya bisa dimanfaatkan. Kita buatkan sharing dana dengan perusahaan-perusahaan untuk merespon kepentingan publik itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/siswa-ke-tribun_20161014_223216.jpg)