Puluhan Buruh Harian Lepas Nginap di Depan PKS

Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Landak dan DPRD Landak, agar bisa meninjau masalah kami di PKS PTPN 13 ini

Puluhan Buruh Harian Lepas Nginap di Depan PKS
TRIBUNPONTIANAK/ALFONS PARDOSI
Buruh Harian lepas bangun tenda depan PKS PTPN 13 Ngabang, Rabu (12/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Sebanyak 37 Buruh Harian Lepas (BHL) Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN 13 Ngabang, mogok kerja serta mendirikan tenda dan menginap di depan Kantor PKS PTPN 13 Ngabang sejak Selasa (11/10/2016).

Dilakukannya mogok kerja dan membuat tenda untuk menginap di depan kantor mereka tersebut, disebabkan buntut dari tidak dipenuhinya tuntutan hak mereka sebagai buruh di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pantauan Tribun, Rabu (12/10/2016) siang, terlihat buruh duduk di dalam tenda dan sudah semalam menginap. Di depan tenda terpasang spanduk tuntutan, selain itu para buruh membawa peralatan masak seadanya.

Para buruh mengaku akan terus menginap di tenda, hingga tuntutan mareka dipenuhi oleh pihak direksi PTPN 13. "Kami hanya minta hak dasar dipenuhi," ujar juru bicara BHL PKS PTPN 13 Ngabang, Januarius Jono kepada wartawan saat ditemui.

Dijelaskannya, hak-hak dasar yang mereka tuntut adalah mulai dari pelindungan sosial BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, kemudian tunjangan hari raya serta status hubungan kerja yang sudah lama tidak ada kejelasan.

Diakui Januarius, sudah tiga kali pihaknya melakukan pertemuan yang difasilitasi oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Landak. Kemudian pada 29 September 2016 lalu, dari direksi sudah memenuhi masalah BPJS dan THR.

"Ppada 4 Oktober kemarin, ada surat dari direksi PTPN 13. Menerangkan bahwa masalah tuntutan BHL tidak bisa dipenuhi, dengan alasan tidak ada perjanjian kerja sebelumnya. Nah, ini yang kami sesalkan," ungkapnya.

Maka dari itu pihaknya akan tetap berada di tenda tersebut sampai tuntutan dipenuhi. "Kami minta kepada Pemerintah Kabupaten Landak dan DPRD Landak, agar bisa meninjau masalah kami di PKS PTPN 13 ini," harapnya.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved