Dinas Kelautan Ketapang Minim Anggaran

Ia mencontohkan beberapa waktu pihaknya hanya mendapat Rp 500 juta untuk seluruh kebutuhan nelayan di Ketapang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Ketapang, Nizarwan mengku prihatin terhadap kondisi nelayan Ketapang.

Ia menegaskan seharusnya nelayan Ketapang diangkat dari tradisional menjadi paling tidak nelayan kelas menengah, lantaran bantuan untuk nelayan Ketapang tidak begitu maksimal.

Bahkan ada penundaan dana alokasi khusus (DAU) pada 2016 untuk hak-hak nelayan di Ketapang. Sedangkan pihaknya tergantung porsi anggaran yang diberikan.

“Ditunda 2017 tapi pada 2017 wallahhuallam lah para nelayan itu akan dapat. Jadi kendala kita dana, yang muncul malahan banyak aspirasi DPRD. Kalau murni hanya dari Dinas sangat sedikit sekali,” katanya di Ketapang, Rabu (12/10/2016).

Ia mencontohkan beberapa waktu pihaknya hanya mendapat Rp 500 juta untuk seluruh kebutuhan nelayan di Ketapang. Kemudian jika usulan pihaknya Rp 50 miliar hanya keluar Rp 3 miliar atau paling banyak Rp 7 miliar.

“Pada hal hampir 90 persen di Ketapang nelayan tradisional. Kita lihat untuk jadi kelas menegah saja susah dicapai. Nelayan di Desa Sungai Kinjil hingga saat ini tak berkembang. Hampir semua masih menggunakan perahu kecil,” ungkapnya.

Diharapkannya kedepan anggota DPRD lebih memperhatikan dan meningkatkan taraf hidup nelayan. Kemudian member bantuan jangan menoton pukat. Tapi juga sarana lain seperti perahu kecil dilengkapi mesin dan lain-lain.

“Kalau bisa dilengkapi GPS agar bisa menghemat bahan bakar. Karena posisi ikan mudah diketahui. Anggota DPRD yang duduk pasti ada sebagian besar oleh nelayan,” ucapnya.

Ia menambahkan terhadap bantuan paceklik untuk nelayan pada 2016 sudah tak ada. Tapi pada 2015 pernah ada namun jumlahnya tak seberapa. “Bantuan paceklik seperti besar untuk nelayan ketika cuaca buruk sekarang sudah tak ada,” ujarnya.

Penulis: Subandi
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved